Yang Hobi Burung, Bunbin Bandung Punya Keluarga Baru Dua Ekor Merak Hijau

104

Beritaindonesiasatu, Bandung – Bandung Zoo Garden (Bazoga) atau Kebun Binatang Bandung kedatangan anggota baru berupa dua burung merak hijau (Pavo Muticus). Sabtu (4/19/2020)

Burung yang memiliki bulu indah tersebut mulai ditetaskan sejak awal Agustus 2020. Dua yang menetas saat ini masih dalam perawatan insentif.

Kurator Reptil Bazoga Panji Ahmad Fauzan mengatakan, jumlah total burung merak hijau di Bazoga saat ini jadi 23 ekor dengan rincian 21 ekor dewasa dan 2 baru menetas.

Pada periode kembang biak Agustus 2020 kemarin, terdapat 14 telur burung merak hijau. Namun 8 diantaranya gagal, 2 menetas, dan sisanya masih dalam proses penetasan dalam inkubator mesin.

Jadi sebagian telur diambil dan sebagian lagi tidak, supaya ada insting merawat anak. Kemungkinan berhasilnya besar,” kata Fauzan dari keterangan yang diterima detikcom, Minggu (4/10/2020).

Lebih lanjut, merawat burung merak hijau menjadi tantangan bagi pengelola Bazoga karena tingkat survivalnya masih rendah sekitar 40-45%. Menurutnya tiga bulan pertama merupakan masa paling kritis bagi anak merak.

“Kaya semacam sudden death. Persentasenya bisa setengahnya, dan itu PR buat kami, untuk pembelajaran ke depannya. Paling panjang usianya pernah masuk 2011, 9 tahun lebih,” ujarnya.

Spesies ini, kata dia, awalnya ditemukan di Pulau Jawa, Kalimantan, Sumatera yang pada zaman hamparan luas sebelum ada perpecahan pulau. Namun ketika terpisah, burung yang hanya memiliki merak ada di Pulau Jawa.

Merak hijau sendiri adalah endemik asli Indonesia yang juga menjadi salah satu koleksi kebun binatang Bandung. Jenis burung ini tidak kalah cantik dengan burung merak india dan merak biru.

Fauzan mengatakan, jika musim kawin tiba maka merak jantan akan menarik perhatian betina dengan bulu ekornya yang hijau keemasan dan panjang.

Namun, bulu panjang dan indah tersebut tidak bertahan lama, pada akhir masa kawin yaitu sekitar Agustus-Oktober bulu tersebut akan rontok dengan sendirinya.

Manajemen Communication Bazoga Sulhan Syafi’i menambahkan, di bazoga ada enam ekor merak hijau yang di lepaskan di area kebun binatang Bandung. Mereka bebas berkeliaran di dalam area hampir 14 hektar tersebut.

“Memang terkadang burung ini bisa terbang jauh hingga ke area lain seperti Sabuga dan juga Cihampelas dan beberapa titik lainnya. Itu adalah resiko bila burung tersebut tidak dikandangkan,” kata Sulhan.

Meskipun begitu, hal tersebut menjadi daya tarik ketika burung-burung tersebut bebas berkeliaran di area kebun binatang Bandung. Terkadang mereka, terutama jantan memekarkan bulunya pada saat pengunjung berada disekitarnya. (dtc/bas)