Viral Futsal Langgar Prokes, Kanit Polsek Medan Kota Dicopot

63

Beritaindonesiasatu, Medan – Pasca viral pertandingan futsal dengan penonton membeludak melanggar protokol kesehatan, Polda Sumut copot jabatan Kanit Reskrim Polsek Medan Area dan Kapolsek Percut Sei Tuan. Kamis (4/2/2021)

Iptu Ainul Yaqin dicopot dari jabatan Kanit Reskrim Polsek Medan Kota usai viral futsal yang dipenuhi penonton saat pandemi Corona. Yaqin dicopot gara-gara ikut main di pertandingan itu.

“Pencopotan karena ikut dalam turnamen tersebut,” ucap Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi, kepada wartawan.

Selain Kanit, Kapolsek Kompol Ricky P Atmaja juga dicopot dari jabatan Kapolsek Percut Sei Tuan. Hadi mengatakan Ricky dicopot karena tak tahu ada pertandingan futsal yang bikin kerumunan di wilayah hukumnya.

“Kapolsek ini lalai serta tidak mengetahui adanya turnamen futsal di GOR Mini Pancing yang merupakan wilayah hukum Polsek Percut Sei Tuan,” ucap Hadi.

Nantinya semua pihak yang terlibat dalam pelanggaran protokol kesehatan selama pandemi Corona akan ditindak tegas. Sejumlah anggota kepolisian masih diperiksa Propam terkait pertandingan yang viral itu.

Sebelumnya, pertandingan futsal ‘Polsek Medan Kota vs Alwasliyah’ viral karena dipadati penonton. Pertandingan ini dilaksanakan di GOR Jalan Williem Iskandar, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Video yang viral itu berjudul ‘Live Final Fun Futsal Cup: Polsek Medan Kota Vs Al-Washliyah’. Suara komentator yang ada di video itu menyebut pertandingan ini merupakan pertandingan final antara tim dari Polsek Medan Kota dan Alwashliyah Tanjungbalai.

Suara dalam video itu mengatakan suasana di gedung terlihat ramai. Hal ini terjadi karena pertandingan yang sedang berlangsung merupakan pertandingan final.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan terkait kerumunan saat pandemi tersebut. Penyelenggara pertandingan, Bania Teguh, ditetapkan sebagai tersangka. Dia diduga mencatut nama polisi untuk menggelar pertandingan itu.(bas)