Tranaportasi Udara Lebih Efisien dan Aman di Tengah Pendemi Covid-19

117

Beritaindonesiasatu Medan – Manajeman Kantor Cabang Angkasa Pura II Bandar Udara Internasional Kualanamu terus berupaya melakukan pelayanan penuh maksimal di tengah keterbatasan saat ini, melalui strategi dalam meningkatkan menjamin kesehatan dan kepercayaan bagi traveler melakukan kegiatan kebiasaan adaptasi baru melalui transportasi kebandarudaraan.

Manajemen Kantor Cabang PT Angkasa Pura II (Persero) KNIA berupaya memberikan layanan penerbangan aman dan sehat.

Saat ini tercatat penumpang pada periode Bulan September 2020 rata-rata melayani 6000 s.d 7000 penumpang, pesawat udara 78 pergerakan, dan sektor kargo 166.640 kilogram perharinya.

Secara total selama delapan Bulan berjalan yakni Januari hingga Agustus Tahun 2020 penumpang sebanyak 2.573.475, pesawat udara 26.671 pergerakan dan sektor kargo 33.720.845 Kilogram di saat situasi pandemi COVID -19 terjadi.

“Pada periode Bulan Juni dan September 2020 yakni masa adaptasi kebiasaan baru penumpang sudah menunjukkan kenaikan yakni pada bulan Juni melayani 75.268 sedangkan bulan September 170.615 penumpang, ini terjadi karena tingkat kepercayaan para pengguna jasa terus bertumbuh maka sebagai pengelola Kebandarudaraan harus senantiasa memperhatikan keamanan dan kesehatan apalagi pada saat pandemi sekarang ini,” ujar, Executive General Manager Bandara KNIA Djodi Prasetyo.

“Upaya kami dalam meningkatkan kepercayaan para pengguna jasa salah satunya dengan konsisten menerapkan Safe Travel bersama komunitas Bandar Udara KNIA bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan penggunga jasa kebandarudaraan dalam berpergiaan menggunakan transportasi udara terkait protokol kesehatan di Bandar Udara KNIA serta mengajak masyarakat tidak takut untuk terbang lagi sebab selain protokol kesehatan yang harus dipenuhi, Kebandarudaraan secara rutin melakukan disinfeksi,” ungkapnya.

Djodi menambahkan “ kami memastikan penerapan physical distancing tetap terjaga, selain itu penumpang yang datang dan berangkat dilakukan pemeriksaan suhu tubuh dengan thermal scanner.”

Safe Travel di bandara ini merupakan salah satu upaya Bandar Udara KNIA untuk meyakinkan publik bahwa melakukan perjalanan udara adalah hal yang aman dilakukan pada masa adaptasi kebiasaan baru dan minim risiko penularan virus karena penerapan protokol kesehatan yang ketat dan sesuai dengan standar internasional,” ujar Djodi Prasetyo.

Untuk diketahui Airlines di Bandar Udara KNIA yang saat ini masih beroprasi yaitu Lion Air, Batik Air, Wings Air, Garuda Indonesia, Citilink, Sriwijaya Air, Air Asia, Susi Air dan beberapa penerbangan charter, sedangkan rute tujuan saat ini masih didominasi penumpang rute Jakarta.(Re/ril)