Tolak KLB, 34 DPD Partai Demokrat Ucap Janji Setia ke AHY

22

Beritaindonesiasatu, Jakarta – pasca kisruh kongres Luar Biasa Partai Demokrat, Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menggelar apel pimpinan atau commanders call bersama DPD PD seluruh Indonesia. Sebanyak 34 perwakilan DPD bulat menolak hasil KLB Demokrat di Deli Serdang, Sumut dan mengucap janji setia kepada AHY.

“Saya mengucapkan selamat datang kepada para ketua dewan pimpinan daerah di 34 provinsi yang telah hadir hari ini. Para Ketua DPD yang sah, legal, yang konstitusional. Saya selalu bersemangat kalau bisa langsung bertatap muka dengan ketua DPD, para panglima di provinsi masing-masing,” kata AHY di Kantor DPP Partai Demokrat, Jl Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (7/3/2021).

Dalam pidatonya, AHY mengungkapkan dirinya tidak pernah ragu untuk selalu menjaga kedaulatan dan kehormatan partai. Ia pun mempersilahkan masing-masing perwakilan DPD sebagai pengurus sah menyampaikan penolakannya terhadap KLB yang disebutnya ilegal dan inkonstitusional.

“Kita sama sekali tidak ragu, kita tidak emosional. Yang kita lakukan hari ini adalah untuk melakukan segala hal yang memang untuk bisa menjaga kedaulatan dan kehormatan kita bersama. Tetapi sebelum saya lanjutkan, saya ingin mendengarkan satu per satu para ketua DPD yang hadir pada hari ini supaya jelas,” tegas AHY.

Kemudian, satu per satu perwakilan DPD dari sabang sampai Merauke mulai menyampaikan janji setia kepada Ketum AHY. Salah satunya, Ketua DPD Provinsi Jawa Timur, Emil Dardak yang hadir langsung di lokasi.

“Saya Emil Dardak Ketua DPD Jawa Timur sebagai pemegang hak suara yang sah menyatakan menolak KLB ilegal dan menyatakan setia kepada kepemimpinan ketua umum Agus Harimurti Yudhoyo,” ucap Emil di hadapan AHY.

Ketua DPD Partai Demokrat Bali, I Made Mudarta juga menegaskan kepengurusan Demokrat di bawah kepemimpinan AHY lah yang legal dan sesuai dengan sesuai konstitusi. Ia percaya AHY bisa berjaya hingga 2024 mendatang.

“Saya nama I Made Mudarta pemilik suara yang sah, darahnya adalah darah Gaja Mada keturunan Majapahit bersama 9 ketua DPC PD seluruh Bali menolak kongres abal-abal yang diselenggarakan 5 Maret 2021 di Sumut karena bertentangan dengan konstitusi partai Demokrat hukum positif yang telah mendapat pengesahan dari negara,” ucapnya.

“Selanjutnya kami sampaikan pada kurun ini ada matra sakti yang bergetar, bergema pada abad 14 di tanah Jawa ketika Majapahit sedang berjayanya menguasai nusantara yaitu satya eva jayate, artinya kebenaran akan menang, kebenaran akan berjaya, Demokrat di bawah AHY akan berjaya tahun 2024,” lanjutnya.(dtc/bas)