Tiga Bocah Rindukan Ayah, Pasca Hilangnya Petugas Sensus Penduduk di Tapsel

102

BeritaIndonesiasatu, Tapsel – Kerinduan mendalam pada sosok sang ayah tercinta mereka mulai menyelimuti perasan ketiga bocah dibalik pasca menghilangnya, Khadapi Rambe (32), petugas Sensus Penduduk di Kelurahan Simatorkis Sisoma, Kecamatan Angkola Barat, Kabupaten Tapanuli Selatan, lima hari lalu, Selasa (22/9).

Betapa tidak, Yusri Siregar (32), isteri Khadapi, kepada ANTARA, Sabtu (26/9) malam tadi, menuturkan ketiga buah hati hasil perkawinan mereka mulai merasakan rindu mendalam ingin bertemu ayah mereka.

“Mana ayah mak? inilah sebuah pertanyaan anak-anak yang membuat hati saya sedih menjawabnya. Sebagai seorang ibu hati ini seperti tersayat sembilu rasanya,” ungkapnya.

Ketiga bocah hasil perkawinannya dengan Khadapi yakni EZ (8), LE (4) keduanya laki-laki, SY bocah perempuan satunya berusia hampir 2 tahun, kini mulai menunjukkan tingkahnya masing-masing yang terkadang nangis tiba-tiba seakan ingin mendapat perhatian khusus dari ayah mereka.

“Jadi, Bia nama Pak, carana aso cepat Suamiku dapot (bagaimana Pak caranya agar Suami saya bisa cepat dapat?). Selain kerinduan, pihak keluarga juga sudah merasa kehilangan Khadapi,” tanyanya seakan dirinya tidak tahu lagi tempat mengadu terkecuali memanjatkan doa-doa kepada Allah SWT.

Baca juga: Petugas sensus penduduk Tapsel yang kabarnya diculik juga pengurus Dewan Masjid Indonesia

Berbagai usaha dilakukan untuk mendapatkan keberadaan Khadapi yang belakangan diketahui juga Bendahara PC Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kecamatan Angkola Barat. Seperti membuat laporan Kepolisian agar untuk bisa secepatnya bertindak.

Bahkan Ketua PD Dewan Masjid Indonesia H Akhirul Pane, MA disamping mendoakan juga mendorong pihak aparat Kepolisian dapat secepatnya bertindak dengan harapan, Khadapi Rambe, bisa ditemukan sehat dan selamat serta kembali berkumpul dengan keluarga besarnya.

Dilansri antarasumut menghilangnya Khadapi telah membuat heboh, bahkan viral di media sosial (facebook) karena sempat tersiar kabar simoang siur yang menyebut-nyebut Khadapi “diculik”; disembunyikan makhluk halus”; dan lain sebagainya.

Sementara Isrul Rambe hubungan famili dekat Khadapi yang beralamat sama di Kelurahan Simatorkis Sisoma, Angkola Barat yang dihubungi, Minggu (27/9), mengatakan berbagai usaha dilakukan pihak keluarga dan masyarakat agar Khadapi segera bisa kembali.

“Kita terus memanjatkan doa kepada Yang Maha Kuasa serta berusaha lain memanggil agar Khadapi yang disebut-sebut hendak membeli obat ke salahsatu Toko Obat di Simaninggir, usai berurusan terkait Sensus Penduduk ke Kantor Lurah Sitinjak itu menghilang kembali pulang,” harapnya. (ant/ba)