Surat PAW Jhoni Allen Marbun sudah Dikirim ke Pimpinan DPR

76

Beritaindonesiasatu.com, Jakarta – Partai Demokrat (PD) mengaku sudah mengirimkan surat resmi pergantian antar waktu (PAW) Jhoni Allen Marbun ke pimpinan DPR. Rabu (17/3/2021)

“Secara moral dan etika, karena sudah diberhentikan tetap dari keanggotaan Partai Demokrat, seharusnya Jhoni Allen dalam kondisi status quo, dan tidak hadir. Hanya, secara hukum, dokter hewan Jhoni Allen masih punya hak,” kata Kepala Bamkostra PD, Herzaky Mahendra Putra,

PD, kata Herzaky, tidak mungkin berharap para kader pelaku kudeta sadar dengan etika. Sebab, menurutnya, para kader pelaku kudeta telah mempertontonkan perilaku yang melanggar UU.

“Memang kalau berharap kesadaran etik dari para pelaku GPK PD sangatlah tidak mungkin. Selama ini mereka sudah mempertontonkan secara terang benderang, perilaku yang menafikan etika, norma, dan peraturan perundang-undangan yang berlaku mentang-mentang didukung oknum kekuasaan,” ucapnya.

Seperti dilansir detik, Herzaky memastikan Fraksi PD di DPR telah memproses PAW Jhoni Allen Marbun. Jhoni Allen diketahui terdaftar sebagai anggota Komisi V DPR dari Fraksi PD.

“PD memang telah memproses pemberhentian Jhoni Allen selaku anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat. Surat resmi telah kami kirimkan ke pimpinan DPR RI. Selanjutnya kami tinggal menunggu surat tersebut diteruskan ke Presiden RI, karena yang berhak memberhentikan anggota DPR RI secara resmi adalah Presiden RI, berdasarkan permintaan parpol asalnya,” ujarnya.

“Mengingat dokter hewan Jhoni Allen masih menggugat pemecatannya di pengadilan, masih ada waktu selama maksimal 60 hari sebelum diberhentikan dari DPR RI. Setelah itu, masih ada waktu maksimal 30 hari selama proses kasasi,” lanjut Herzaky.

DPP-nya Digeruduk Massa
Usai keputusan Presiden keluar, Partai Demokrat akan baru akan mengusulkan nama untuk mengganti Jhoni Allen.

“Kami sendiri saat ini sedang memproses penggantinya. Sehingga ketika keputusan dari Presiden sudah keluar, kami sudah siap dengan penggantinya. Masih banyak tugas berat membantu rakyat yang menanti kami,” tuturnya.