Singkil Diguncang Gempa Bumi Berkekuatan M 4,2

76

Beritaindonesiasatu, Aceh – Gempa bumi dengan kekuatan Magnitudo 4,2 mengguncang wilayah Singkil pada Kamis (10/12/2020) malam.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah I Medan Edison Kurniawan dalam paparan tertulisnya dan dikirimkan melalui WA pada Kamis (10/12/2020) pada pukul 23.46 WIB.

Dalam paparan tertulis tersebut, ia menuturkan perihal kejadian dan parameter gempa bumi tersebut.

“Kejadian dan parameter gempa bumi: pada Kamis (10/12/2020) pukul 21:14:50 WIB, wilayah Singkil diguncang gempabumi tektonik,” demikian tertulis dalam paparan tersebut.

Hasil analisa BMKG menujukkan bahwa gempabumi ini berkekuatan M = 4,2.

“Episenter terletak pada koordinat 2,14 LU dan 97,89 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 24 Km Tenggara Kabupaten Aceh Singkil pada kedalaman 15 Km,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menguraikan perihal jenis dan mekanisme gempa bumi tersebut.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktifitas subduksi yang terjadi di Pantai Barat Pulau Sumatera,” katanya.

Dari hasil analisa BMKG tersebut, ia menyampaikan bahwa masyarakat wilayah Singkil merasakan guncangan gempa bumi yang berkekuatan M = 4,2 tersebut.

“Dampak gempa bumi berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan dirasakan di wilayah Singkil II MMI (getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang),” ucapnya.

Ia kemudian menambahkan bahwa hingga pukul 22:15 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan bahwa tidak ada kejadian gempabumi susulan (aftershock).

Atas kejadian ini, pihaknya sampaikan peringatan bagi masyarakat agar tidak terprovokasi dengan berita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenaranya. Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi,” ujar Edison Kurniawan.(trb/bas)