Satgas COVID-19 akan SWAB 1600 Tahanan Polrestabes Medan

92

Beritaindonesiasatu, Medan – Satuan tugas percepatan penanganan COVID-19 Sumatera Utara akan menggelar tes SWAB pada 1.600 tahanan di Mapolrestabe Medan.

Hal ini dilakukan untuk menyikapi hasil sidak Ombudsman RI, Perwakilan Provinsi Sumatera Utara ke Polrestabes Medan beberapa hari lalu.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 akan berkoordinasi dengan Kepolisian dan Kejaksaan, untuk menanggung pembiayaan test swab tahanan yang sudah dijatuhi putusan inkrah.

Saat ini tahanan di Polrestabes Medan, sudah tidak dapat menampung narapidana yang belum dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan).

Pasalnya, Lapas Tanjung Gusta, enggan menerima tahanan yang belum diperiksakan secara test SWAB, sebagai antisipasi penyebaran dan penularanan wabah Covid-19.

“Kita sepakat untik membantu, kita SWAB tahanan inkrah agar tidak terjadi penumpukan,” kata Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Sumut, Arsyad Lubis, usai rapat koordinasi dengan Ombudsman RI, Kejaksaan Tinggi, Polda dan Kementerian Hukum dan Ham, di Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman, Kota Medan, Kamis (12/11/2020).

Pertemuan ini merupakan inisiasi ORI Sumut yang melakukan kajian atas penumpukan tahanan pasca terbitnya Surat Menkumham No. M.HH.PK.01.01.01-04 ditujukan langsung ke Mahkamah Agung RI, JakasaAgung RI, dan Kepolisian Negara Republik Indonesia, pada Senin 24 Maret 2020 lalu.

Setelah Ombudsman RI, Perwakilan Sumut, menyurati Satgas Covid-19 untuk dilakukannya pemeriksaan secara SWAB kepada tahanan yang sudah dinyatakan inkrah. Menurutnya, langkah ini dilakukan agar tahanan yang sudah inkrah tersebut, tidak membawa dan menularkan virus Covid-19 saat berada di Lapas dan Rutan

Arsyad juga menambahkan saat ini pihaknya akan menunggu surat permohonan dari Polda dan Kejaksaan Tinggi untuk dilakukannya pemeriksaan Rapid SWAB kepada tahanan, yang sudah inkrah tersebut.

Berdasarkan pendataan oleh Polda, Kejaksaan Tinggi, dan Kemenkumhan ada 1.600 tahanan yang sudah inkrah masih ditahan di sel tahanan sementara.(bas)