Satgas Beri 7 Tips Cegah Klaster Covid-19 di Keluarga

60

Beritaindonesiasatu, Jakarta – Anggota Tim Pakar Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah mengingatkan potensi terjadinya klaster penularan Covid-19 di keluarga yang disebabkan faktor dari luar rumah. Menurut Dewi yang perlu dicermati adalah saat ada anggota keluarga sering berkegiatan di luar rumah.

“Seringkali anggota keluarga positif karena ada kegiatan di luar rumah. Yang kemudian (Covid-19) terbawa ke rumah dan orang-orang di rumah menjadi tertular,” ujar Dewi dalam talkshow daring yang ditayangkan di kanal YouTube BNPB, Rabu (30/9/2020).

Namun, lanjut dia, keberadaan klaster keluarga juga tercatat bisa mempengaruhi penularan Covid-19 di tempat lain. Dewi mencontohkan, adanya karyawan salah satu hotel di Jakarta yang tertular Covid-19 bukan dari rekan kerjanya. Kondisi ini diketahui saat karyawan tersebut positif dan rekan-rekannya menjalani tes swab PCR.

Kemudian, sebanyak 50 rekannya yang menjadi kontak erat menjalani tes Swab PCR sebagai bagian langkah tracing kasus penularan tersebut. Hasilnya, 50 karyawan itu tidak ada satu pun yang positif Covid-19.

“Saat ditelusuri lagi, ternyata ada dua keluarganya yang positif Covid-19. Sehingga baru diketahui adanya klaster keluarga dalam kasus ini,” ucap Dewi.

“Dalam kondisi ini, penularan pada klaster keluarga dibawa ke tempat kerja,” tuturnya.

Merujuk kepada hal itu, Dewi mengingatkan, ada sejumlah langkah yang harus dilakukan agar klaster keluarga bisa dicegah. Meminimalkan Penularan Pertama, masyarakat diminta tidak bepergian keluar rumah jika tidak ada kepentingan yang sangat mendesak. Kedua, para anggota keluarga harus mengetahui dari mana potensi penularan Covid-19 berasal.

“Misalnya dari anggota keluarga lain yang sering bepergian ke luar rumah, dari asisten rumah tangga yang sering ke pasar, dari sopir dan sebagainya,” tutur Dewi. Halaman Selanjutnya

Ketiga, apabila merasa ada gejala Covid-19 masyarakat harus tetap menggunakan masker meski berada di luar rumah. Keempat, tetap menerapkan protokol kesehatan saat menerima kunjungan orang lain di rumah.

Kelima, masyarakat diminta mengurangi kegiatan sosial luar rumah. Learn more “Keenam, jangan jalan-jalan atau piknik ke tempat keramaian,” ujar Dewi.

“Ketujuh, terapkan protokol kesehatan di mana pun anda berada,” kata dia.(kcm/bas)