Sasaran Bajing Lonjat, Asperindo Desak Polisi Tangkap Para Pelaku

289

Beritaindonesiasatu Medan – Asosiasi Jasa Pengiriman Ekspres Pos dan Logistik Sumatera Utara, meminta pihak kepolisian serius menangani maraknya aksi bajing loncat belakangan hari ini di Kota Medan dan sekitarnya. 

Ketua Asosiasi Jasa Pengiriman Ekspres Pos dan Logistik Sumatera Utara, Fikri mengaku dalam dua bulan terakhir mobil jasa pengakutan logistik banyak menjadi korban para pelaku bajing loncat. “Kawasan Bangkuis Deliserdang sudah dua kali, Jalan Kapten Sumarsono Medan, Jalan Ringroad, Titi Kuning dan Brayan Medan,” akunya, Selasa (27/10/2020).

Aksi yang menimpa jasa pengakutan logistik inipun telah dilaporkan kepada pihak kepolisian. Namun, dari laporan yang telah dibuat ke Polsek, pihak perusahaan belum mendapatkan hasil yang memuaskan.

“Memang sudah ada ditangkap satu orang tersangka bajing loncat, tapi masih banyak lagi pelaku-pelaku lain yang berkeliaran,” terangnya.

Menurut dia, aksi bajing loncat sangat merugikan pihak perusahaan dan perekonomian masyarakat. “Yang rugi bukan hanya kita, tetapi masyarakat juga. Karena para pelaku mengambil barang-barang masyarakat yang akan mau dikirimkan,” ucap dia.

Maraknya aksi kejahatan jalanan itu, pihak perusahaan pengiriman logistik telah mengambil langkah-langkah agar tidak terulang kembali. Namun, para pelaku sangat cerdik dalam melakukan aksinya.

“Secara internal, perusahaan telah mengantisipasi seperti memberi pengamanan yang lebih ekstra seperti memasang gembok yang berlapis ditambah pemalangan pintu box mobil dengan besi. Tapi itupun para pelaku masih bisa mengambil barang-barang yang di box mobil,” ujar dia.

Pihak perusahaan melalui asosiasi telah menyurati Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Martuani Sormin agar serius dalam menangani aksi bajing loncat ini. “Lokasi bajing loncat sekarang bukan lagi di pinggiran daerah, tapi sudah di tengah kota. Untuk itu kami sangat meminta Kapolda serius dalam menangiani kasus yang menimpa jasa pengakutan logistik ini,” ucap dia.

Menurut dia, kerugian yang dialami perusahaan dalam kejadian ini bukan hanya sekedar materi. Namun, masyarakat juga merasa sangat dirugikan apabila dokumen penting diambil para pelaku.

“Kalau materi yang sudah masuk laporan kepada kita itu mencapi puluhan juta rupiah. Nah kalau berkas penting, bagaimana kami mau menggantikan kepada masyarakat,” ucapnya.

Ia sendkri berharap agar pihak kepolisian juga rutin melakukan patroli. “Kalau bisa para pelaku segera ditangkap,” ujar dia.

Sebagaimana diketahui, aksi bajing loncat di dua lokasi Kota Medan viral di media sosial sepekan ini. Dalam video pertama, aksi bajing loncat itu terjadi di Jalan Kapten Sumarsono Medan. Aksi ini pun terjadi pada siang hari.

Kemudian aksi kejahatan jalanan itu terjadi di Jalan Ringroad Medan. Para pelaku sangat nekat beraksi di lokasi keramaian tersebut. (Res)