Prediksi Bursa Calon Kapolri, Komisi III: Presiden Tinggal Pilih

62

Beritaindonesiasatu, Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW) memprediksi ada tiga pejabat tinggi Polri bintang dua yang akan dipromosikan menjadi bintang tiga sehingga bisa masuk bursa calon Kapolri (Cakapolri). Komisi III DPR yang bermitra dengan Polri memberi respons. Apa kata mereka?

“Terkait calon Kapolri semua bintang 3 punya peluang,” kata Herman Hery kepada wartawan, Jumat (13/11/2020).

Herman mengatakan masyarakat boleh memberikan sejumlah usulan nama terkait sosok yang cocok menjadi calon Kapolri. Namun, ia menegaskan keputusan berada di tangan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Bahwa masyarakat menyuarakan nama-nama itu adalah bagian dari hak publik untuk bersuara, namun jangan lupa, hak prerogatif presiden lah yang akan memilih dan mengusulkan ke DPR untuk dilakukan uji kelayakan, bahwa DPR menerima atau menolak tergantung pada proses uji kelayakan nanti,” jelasnya.

Lebih lanjut, Herman menilai masa jabatan Kapolri Jenderal Idham Azis tidak perlu diperpanjang. Sebab, hal itu akan merusak sistem pengaturan yang berlaku selama ini.

“Kalau urusan perpanjangan masa jabatan Kapolri sekarang, menurut saya tidak perlu karena akan merusak tatanan yang sudah baik selama ini, dan saya yakin presiden akan sangat bijaksana,” ujar Herman

Menurutnya, Presiden Jokowi bebas memilih siapa pun yang cocok untuk menggantikan Kapolri Idham Azis. Sebab, Politikus PDI Perjuangan ini menilai Polri tidak kekurangan sosok personel terbaik.

“Mabes Polri tidak kekurangan stock putera-putera terbaik nya, presiden tinggal pilih saja, mau yang mana untuk dikirim ke DPR,” tuturnya.

Dihubungi secara terpisah, Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni menegaskan hal yang serupa. Menurutnya, semua anggota Polri yang sudah memiliki pangkat bintang 3 memiliki kesempatan menjadi Kapolri.

“Semua yang berbintang 3 punya kesempatan menjadi Kapolri tapi semua keputusan ada di tangan Pak Presiden karena presiden yang akan menggunakan sebagai instrumen kamtibmas di Indonesia,” ucap Sahroni

Diberitakan sebelumnya, Indonesia Police Watch (IPW) memprediksi bakal ada tiga pejabat tinggi Polri bintang dua yang promosi menjadi bintang tiga menjelang akhir kepemimpinan Kapolri Jenderal Idham Azis. Jenderal yang dipromosi itu disebut akan masuk bursa calon Kapolri.

“Mutasi besar akan terjadi di tubuh Polri menjelang pergantian Kapolri Jenderal Idham Azis. Dalam mutasi itu akan ada dua sampai tiga jenderal bintang dua yang bakal naik menjadi bintang tiga. Para perwira yang naik menjadi bintang tiga itu dipastikan akan masuk dalam bursa calon Kapolri untuk menggantikan Idham Azis,” kata ketua Presidium IPW Neta S Pane dalam keterangan tertulis, Kamis (12/11)

Neta menyebut ketiga pati bintang dua yang akan naik jadi bintang tiga adalah Kapolda Metro Jaya Irjen Nana, Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Lutfhi, dan Kapolda Jawa Timur Irjen M Fadil. Tidak hanya itu, Neta juga menyebut peluang Dankor Brimob masuk bursa calon Kapolri jika dinaikkan pangkat menjadi bintang tiga.

“Tiga pati yang disebut sebut akan naik menjadi bintang tiga itu adalah Kapolda Metro Jaya Irjen Nana, Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Lutfhi, dan Kapolda Jawa Timur Irjen M Fadil. Selain itu, jika Polri jadi menaikkan pangkat Dankor Brimob dari bintang dua menjadi bintang tiga, peluang Dankor Brimob masuk bursa calon Kapolri pun terbuka lebar,” ujar Neta.(dtc/bas)