Polisi Gerebek Diskotek Sky Garden, Ditemukan Berbagai Senjata Tajam

18

Beritaindonesiasatu.com, Medan – Petugas gabungan menggerebek dua diskotek yang disinyalir menjadi sarang peredaran narkoba di Desa Namorambe, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang.

Adapun diskotek yang digerebek itu yakni Cafe Duku dan Sky Garden milik Samsul Tarigan. Diketahui, bahwa diskotek Sky Garden sempat menjadi atensi Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak.

Sebab sebelumnya, di diskotek Sky Garden ini pula seorang istri polisi mengalami overdosis (OD) diduga menenggak pil ekstasi.

Saat petugas menggerebek diskotek Sky Garden, polisi diadang sejumlah pria. Karena mengaku sebagai aparat, polisi kemudian berkoordinasi dengan aparat TNI yang ikut serta melakukan penggerebekan.

“Awalnya seorang di antara pelaku ini mengaku sebagai anggota dari salah satu aparat. Setelah dicek, ternyata tidak benar,” kata Kapolrestabes Medan Kombes Riko Sunarko, Rabu (7/4/2021).

Dia mengatakan, dari diskotek Sky Garden diamankan dua orang pria. Kemudian, selain mengamankan dua orang pria, polisi juga menyita sejumlah senjata tajam.

Riko menduga, senjata tajam sengaja disiapkan untuk melawan aparat gabungan.

“Petugas kami menemukan puluhan senjata tajam yang diduga telah dipersiapkan guna melawan petugas,” kata Riko.

Terkait keberadaan diskotek Sky Garden ini, sempat mencuat kabar bahwa tempat usaha milik Samsul Tarigan itu dibekengini oknum aparat.

Menjawab isu tersebut, Riko memastikan bahwa tidak ada petugas yang menjadi beking usaha Samsul Tarigan. Dia juga mengatakan bahwa polisi akan terus memantau lokasi ini.

“Saya yakin tidak ada pembekingan itu. TNI-Polri solid memberantas hal yang mengganggu kenyamanan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, dari Cafe Duku polisi mengamankan seorang pria yang bekerja sebagai kasir. Pria tersebut sempat melarikan diri karena mengantongi narkoba.

Saat digeledah polisi, ditemukan paketan sabu dan ganja kering. Untuk masing-masing pelaku yang diamankan, mereka diboyong ke Polrestabes Medan guna pengembangan.

Kematian istri personel Brimob berinisial RA (32) di lokasi hiburan Sky Garden milik Samsul Tarigan sempat bikin heboh. Tak ayal, kasus ini pun menjadi atensi Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Simanjuntak.

Tim gabungan Polda, Polrestabes dan Polres Binjai dikerahkan untuk mengungkap dugaan overdosis narkotika di hiburan malam Sky Garden.

“Kapolda sudah tegaskan untuk mengungkap kasus ini. Jika dugaan overdosis narkotika harus dicari tahu dari mana muasalnya dan peredarannya,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi, Selasa (16/3).

Saat ini tim secara kontinu melakukan penyelidikan di TKP dan memeriksa pihak pengelola.

Direktorat Narkoba Polda Sumut terjun langsung untuk mengungkap peredaran sarang narkotika di Sky Garden yang beroperasi di Dusun Tanjung Pamah, Desa Sialang Paku, Kutalimbaru, Deliserdang berbatasan langsung dengan wilayah hukum Polres Binjai.

“Tim dari Dit Narkoba terus datang ke lokasi untuk mengumpulkan bukti-bukti kasus terkait kematian istri anggota Polisi yang diduga over dosis di lokasi tersebut Masih penyelidikan,” jelasnya.

Informasinya istri polisi ini sempat kejang-kejang diduga akibat pil ekstasi yang ditelannya.

Hendak mengaburkan insiden ini, menejemen Diskotek Sky Garden melarikan korban ke Klinik Raskita di Jalan Jamin Ginting, Kelurahan Tanah Seribu, Binjai Selatan.

Upaya mereka ternyata gagal. Korban yang belum sempat tertolong lebih dahulu mengembuskan nafas terakhirnya di klinik Raskita dan ditinggalkan begitu saja oknum preman yang mengamankan Sky Garden

Atas tewasnya korban, penyelidikan juga dilakukan oleh Tim Jahtanras Dit Reskrimum dan Propam Polda Sumut. Bahkan makam korban sempat dibongkar setelah pemakaman untuk kepentingan hukum.

Selama ini lokasi Sky Garden terbilang seperti kebal hukum beroperasi di perbatasan wilayah hukum Polres Binjai.

Dilansir tribunmedan, Polres setempat tidak pernah melakukan penindakan tegas di hiburan malam yang diduga sarang narkotika dan sarang maksiat dengan alasan di luar wilayah hukumnya.(tnc/bas)