Polda Aceh Musnahkan 141 Kg Sabu dan 100 Ribu Butir Ekstasi

41

Beritaindonesiasatu, Banda Aceh – Sebanyak 141 kilogram (kg) sabu serta 100 ribu butir ekstasi dimusnahkan di Polda Aceh. Barang bukti sabu dimusnahkan dengan cara diaduk menggunakan mesin molen.

Pemusnahan barang bukti sabu dan ekstasi digelar di Halaman Polda Aceh dengan dipimpin Kapolda Aceh Irjen Wahyu Widada serta dihadiri unsur Forkopimda, Selasa (15/12/2020). Sabu dimusnahkan menggunakan molen serta alat khusus. Sedangkan ekstasi sebagian di blender.

“Sabu yang dimusnahkan merupakan barang bukti dari 1.025 kasus yang ditangani dan diungkap oleh Ditresnarkoba Polda Aceh sepanjang Tahun 2020. Dari total kasus narkotika tersebut ada 2.144 orang yang telah dijadikan tersangka,” kata Wahyu dalam sambutannya.

Wahyu mengatakan Polda Aceh bakal terus memberantas narkoba yang beredar di Tanah Rencong. Selain proses hukum, pencegahan dilakukan dalam bentuk preemtif dan preventif.

“Narkoba ini benar-benar menjadi ancaman untuk masyarakat Aceh dan apa yang selama ini kita lakukan baik pencegahan maupun pemberantasan adalah sebagai upaya untuk menyelamatkan generasi muda Aceh,” jelas Wahyu.

Dalam pemberantasan narkoba, Wahyu mengatakan peran ulama juga dibutuhkan untuk memberikan pencerahan agama kepada seluruh lapisan masyarakat agar menjauhi narkoba. Selain itu juga mencegah generasi muda supaya tidak terjerumus apalagi sampai menjadi korban penyalahgunaan narkoba.

Dia mengapresiasi personel Ditnarkoba Polda Aceh yang mengungkap ratusan kilogram sabu dalam setahun. Wahyu meminta pemberantasan narkoba tidak berhenti di tengah pandemi Corona.

“Saya sangat berterima kasih kepada pejuang sejati yang telah menyelamatkan generasi Aceh dari ancaman narkoba. Lanjutkan terus pengabdianmu, dan semoga diberikan kemudahan oleh Allah SWT,” ujarnya.(dtc/bas)