Petani Buah di Karo Harapkan Tanaman Buah Salak

153

Beritaindonesiasatu, Karo – Petani buah salak di Desa Kutambaru Kecamatan Tiga Derket Kabupaten Karo tetap bertahan meski dilanda bencana erupsi Sinabung dan pandemi Covid-19. Mereka tetap panen seperti biasa dengan harga jual lumayan.

Meski beberapa jenis tanaman petani di Kabupaten Karo banyak yang gagal panen dan membuat habis modal petani, namun kini petani di Desa Kutambaru memiliki harapan baru. Tanaman buah Salak ternyata mampu bertahan dan tidak gampang rusak diterpa abu vulkanik.

selain itu harga jualnya juga cukup stabil, sehingga mampu mempertahankan kelangsungan hidup petani di Kabupaten Karo.

“Memang saya ada menanam bawang, tomat dan beberapa lainnya, tapi itu sudah tidak dapat lagi diharapkan karena mudah sekali rusak akibat abu vulkanik, nah sekarang inilah kami tanam buah salak, harga jualnya juga lumayan, ujar Kamperas Tarkenlin Purba. Senin (5/10/2020).

Kamperas juga menyampaikan, mengenai harga jual buah salak cukup prospek

Kini petani di Kabupaten Karo khususnya di Desa Kutambaru ini kini mulai bangkit dari keterpurukan. Namun mereka berharap pandemi covid 19 cepat berlalu karena cukup mempengaruhi penjualan mereka.(bas)