Perusahaan Pengeboran Panas Bumi Pastikan Standar Sumur Uap

31

Beritaindonesiasatu, Madina –  Perusahaan pengeboran sumur uap PT. Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) melalui surat yang ditujukan pada media telah memastikan standar dan prosedur baku dalam pengujian salah satu sumur uap panas bumi,  yang diduga terpapar gas h2s. Rabu (27/1/2021)

Selain ikut berduka terhadap keluarga korban pihak perusahaan juga ikut membantu petugas dalam menyelidiki penyebab terjadinya musibah ini.

External Affair PT SMGP Krishna Handoyo dalam rilisnya yang diterima menyatakan belasungkawanya kepada keluarga dan para kerabat korban.

“Kepada warga kami juga turut menyampaikan rasa prihatin yang saat ini tengah penerima penanganan medis baik di RSUD Panyabungan maupun RS Permata Madina. Kami terus berkoordinasi dengan pihak Rumah sakit dan Dinas Kesehatan Madina diminta untuk mendukung perawatan dan pemulihan warga, kami sangat  menyesali atas terjadinya musibah tersebut dan kami berkomitmen penuh untuk memberikan dukungan yang diperlukan oleh para korban” ujarnya.

Musibah yang terjadi pada Senin (25/1) siang tersebut ketika SMGP melakukan uji untuk pengoperasian salah satu sumur uap panas bumi sesuaidengan standar dan prosedur baku yang berlaku.

Petugas Kepolisian Resort Mandailing Natal dibantu tim Labfor Polda Sumatera Utara terus menyelidiki penyebab terjadinya musibah ini.

Sedangkan para korban hingga kini masih dalam perawatan guna pemulihan kesehatan dirumah sakit umum daerah Panyabungan. (bas)