Pertarungan 3 Pasangan Calon Bupati Madina 2020 Bakal Sengit

100

Beritaindonesiasatu, Madina – Sebanyak tiga pasang bakal calon Bupati/Wakil Bupati Mandailing Natal telah resmi mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Madina mulai tanggal 4 September sampai tanggal 6 September 2020.

Ketiga pasangan calon Kepala Daerah ini bakalan bersaing untuk merebut hati masyarakat Madina dengan sejuta strategi yang mereka yakini akan berhasil

Berikut profil singkat tiga calon pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Madina tersebut :

  1. HM Ja’far Sukhairi Nasution – Atika Azmi Utammi

Pasangan ini mendaftar pada hari pertama, Jumat (4/9). Pasangan dengan nomor urut 1 ini didukung oleh tiga partai pengusung yakni partai PKB, PKS dan partai Hanura dengan jumlah kursi di legislatif 12 kursi. Pasangan ini memiliki jargon SUKA (Sukhairi-Atika).

HM Ja’far Sukhairi Nasution selama ini dikenal sebagai politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Saat ini ia menjabat Wakil Bupati Madina yang sedang dalam masa cuti kampanye.

Pada Pilkada Madina tahun 2015 yang lalu ia berpasangan dengan Dahlan Hasan Nasution. Tapi pada Pilkada Madina tahun 2020 ini keduanya berpisah dan mencari pasangan masing-masing.

Sukhairi Nasution juga pernah menduduki jabatan Wakil Ketua DPRD Madina periode 2014-2019, tapi ia mundur dari keanggotannya di DPRD Madina karena mengikuti Pilkada tahun 2015 mendampingi Dahlan Hasan Nasution. Sukhairi juga terpilih sebagai anggota DPRD Madina pada periode 2009-2014.

Sementara Atika Azmi Utammi yang saat ini menjadi calon Wakil Bupati mendampingi Sukhairi Nasution merupakan putri Khoiruddin Nasution dan Hamidah Lubis yang merupakan tokoh masyarakat di wilayah Mandailing Julu. Tika Nasution, panggilan akrabnya, dia merupakan anak ke delapan dari sembilan bersaudara.

Dalam panggung politik di Kabupaten Madina nama Atika Azmi masih baru dikenal masyarakat, tapi setelah memutuskan maju di Pilkada Madina popularitas Atika Azmi langsung naik.

Perempuan muda kelahiran tahun 1993 silam ini merupakan lulusan luar negeri Kota Sydney Australia. S1 Bachelor Of Applied Finance Sydney Australia dan S2 Master Of Finance Sydney Australia. Ia juga fasih berbicara dan menulis dalam bahasa inggris.

  1. Drs Dahlan Hasan Nasution – H Aswin Parinduri

Pasangan nomor urut 2 ini diusung 7 partai politik yaitu Partai Golkar, PPP, PDI-P, Partai Perindo, Parta Nasdem, PKPI, dan Partai Beringin Karya (Berkarya) dengan jumlah kursi di legislatif 13 kursi.

Dahlan Hasan Nasution sudah tidak asing lagi bagi semua lapisan masyarakat Madina karena ia merupakan Bupati Madina periode 2016-2021. Saat ini ia sedang cuti kampanye karena maju di Pilkada Madina tahun 2020.

Dahlan Hasan Nasution merupakan birokrat atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang mengabdi selama puluhan tahun di kantor Gubernur Sumatera Utara. Ia juga pernah menduduki beberapa jabatan strategis di Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Pada tahun 2005 yang lalu ia pernah ditugaskan sebagai Pejabat sementara Bupati Madina yang kala itu kabupaten Madina sedang melangsungkan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati yang menghasilkan Amru Daulay dan Hasim Nasution sebagai Bupati dan Wakil Bupati Madina terpilih.

Lalu, pada Pilkada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2010 yang lalu, Dahlan Hasan Nasution ikut maju sebagai calon Wakil Bupati mendampingi Hidayat Batubara sebagai calon Bupati.

Pasangan Hidayat – Dahlan memenangkan Pilkada tahun 2010 tersebut. Namun, dalam perjalanan pemerintahan mereka, Hidayat Batubara mengalami nasib buruk, ia ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada bulan Mei tahun 2013.

Selanjutnya Dahlan Hasan Nasution diangkat menjadi pelaksana tugas Bupati hingga akhirnya ia dilantik menjadi Bupati Madina depenitif hingga akhir masa jabatan.

Kemudian, pada Pilkada Madina tahun 2015 yang lalu, Dahlan Hasan Nasution maju sebagai calon Bupati Madina didampingi Sukhairi Nasution sebagai calon Wakilnya.

Pasangan ini juga sukses memenangkan Pilkada Madina untuk periode 2016-2021. Namun di Pilkada Madina tahun 2020 mereka ‘berpisah’ dan memilih pasangan masing-masing. Dahlan berpasangan dengan Aswin Parinduri sementara Sukhairi berpasangan dengan Atika Azmi

Sementara calon Wakil Bupati nomor urut 2, Aswin Parinduri. Ia dikenal sebagai pengusaha konstruksi dan politisi.

Ia saat ini menjabat Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Madina. Aswin Parinduri salah satu pengusaha sukses di bidang kontraktor jalan dan jembatan serta infrastruktur lainnya.

  1. Sofwat Nasution dan Zubeir Lubis

Pasangan dengan nomor urut 3 ini diusung tiga partai politik yaitu partai Gerindra, PAN, dan partai Demokrat. Tiga partai tersebut mempunyai kursi di DPRD Madina sebanyak 15 kursi.

Dari rekam jejak pria kelahiran Panyabungan ini lama mengabdikan diri sebagai tentara dan bergabung di Kopassus. Tahun 2018 yang lalu ia pensiun dengan pangkat terakhir Brigadir Jenderal. Sofwat Nasution berpasangan dengan Zubeir Lubis.

Sofwat, begitu ia biasa disapa adalah anak keempat dari pasangan Abdul Hamid Nasution (alm) dan Nur Azikin Siregar (almh).

Sofwat dilahirkan di Panyabungan, ibu kota Madina pada 1959. Sofwat, yang semasa kecilnya dikenal dengan nama Adek merupakan salah seorang cucu pemilik toko Rising Hope yang begitu terkenal di daerah ini pada awal kemerdekaan hingga 1990-an

Dari buah cinta Sofwat dan Irdina lahir dua anak, yaitu: Naulia Fadilah Nasution, S.Kom. dan Nadhifa Firyal Nasution. Keduanya dilahirkan di Jakarta. Saat ini, Nadhifa sedang menuntut ilmu di Deakin University Merbourne, Australia.

Calon Wakil Bupati nomor urut 3 yaitu Zubeir Lubis. Ia juga tidak asing bagi masyarakat Madina. Ia tiga kali terpilih menjadi wakil rakyat di DPRD Madina dari partai Kebangkitan Bangsa dan terakhir menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Madina.

Namun, baru saja beberapa bulan menduduki jabatan tersebut Zubeir Lubis mengundurkan diri dari pimpinan maupun keanggotaannya di DPRD Madina. Setelah itu Zubeir Lubis mengatakan maju di Pilkada Madina mendampingi Sofwat Nasution.

Selain dikenal sebagai wakil rakyat, Zubeir Lubis juga cukup dikenal sebagai pengusaha. Ia diketahui sebagai pemilik hotel Rindang Panyabungan.

Saat ini, tiga pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Madina tersebut sedang menjalani masa kampanye yang dimulai sejak tanggal 26 September 2020 dan akan berakhir pada tanggal 5 Desember nanti. Sementara pemilihan dan pemungutan suara akan berlangsung pada tanggal 9 Desember.(ant/bas)