Personil Polisi Ditemukan Tewas di Mushola Dalam Kondisi Luka Tembak

87

Beritaindonesiasatu Sulsel – Seorang anggota polisi berinisial Bripda MI (26) ditemukan tewas  di musalah yang sekaligus menjadi tempat penyimpanan senjata penjagaan Polres Selayar pada Senin (19/10/2020) sore sekitar pukuk 17.30 Wita.

Saat ditemukan tak bernyawa, ada luka tembak di bagian dada kiri anggota BA Satuan Sabhara Polres Selayar itu.

Dilansir dari liputan6,  kejadian nahas itu terungkap setelah salah seorang anggota Paminal Polres Selayar mendengar suara tembakan dari lokasi kejadian. Personil inipun langsung bergegas menuju sumber suara tembakan itu dan mendapati Bripda MI yang sudah tewas dalam posisi terlentang dan masih menggunakan seragam lengkap. 

“Iya betul, kami masih mendalami kejadian itu,” kata Kapolres Selayar, AKBP Temmanganro Machmud, Selasa (20/10/2020).

Bripda MI sempat dilarikan ke Rumah Sakit KH Hayyung Selayar untuk mendapat pertolongan. Namun sesampainya di sana, dokter menyatakan bahwa polisi kelahiran Kabupaten Gowa itu telah meninggal dunia.

“Untuk saat ini kita fokus pengurusan jenazah dulu,” terang Temmanganro. 

Bripda MI rencananya akan dibawa ke kampung halamannya di Kabupaten Gowa untuk dimakamkan. Temmanganro menyebutkan bahwa ia akan dipulangkan hari ini juga menggunakan helikopter. 

“Semuanya sudah dipersiapkan,” ucap dia singkat. 


Temmanganro menyebutkan bahwa saat ini pihaknya tengah menyelidiki penyebab polisi berusia 26 tahun itu tewas tertembak. Apakah ia tewas karena sengaja atau karena insiden ketidak segajaan. 

“Dugaan sementara karena kecelakaan teknis. Tapi ada juga kemungkinan karena menembak diri sendiri. Biar kita dalami dulu,” ucapnya.

Temmanganro menjelaskan bahwa anak buahnya yang tewas tertembak itu saat ini sedang dalam proses penyembuhan. Ia baru saja keluar dari rumah sakit usai dioperasi karena mengalami kecelakaan tunggal yang cukup parah.

“Dia pernah kecelakaan karena menabrak anjing, ada benturan di kepalanya. Dia sempat menjalani perawatan di RS KH Hayyung tapi karena kondisinya cukup parah dia kemudian dirujuk ke RS Bhayangkara Makassar untuk dioperasi. Setelah kondisinya membaik ia lalu kembali ke satuan, baru tiga hari bertugas ini,” jelas Temmanganro. 

Usai insiden itu, Bripda MI sempat diusulkan untuk dipindah tugaskan di Kota Makassaar, agar ia bisa tinggal dekat dengan keluarganya di sana. Apalagi, terang Temmanganro, istri Bripda MI yang juga seorang Polwan bertugas di Sat Sabhara Polrestabes Makassar. 

“Kita usulkan mutasi ke Kota Makassar, biar bisa fokus juga menjalani pengobataan. Selain itu biar dia bisa lebih dekat dengan keluarganya,” ucap dia. (D’cozta/ Re)