Penyeludupan Sabu Modus Sembunyikan Dalam Sandal

33

Beritaindonesiasatu.com Medan – Tim Sat Res Narkoba Polrestabes Medan mengungkap peredaran sabu seberat 415 gram yang rencananya akan dikirimkan ke Kota Kendari.

Waka Polrestabes Medan, AKBP Irsan Sinuhaji, Rabu (20/1), mengatakan dalam pengungkapan peredaran sabu itu petugas mengamankan empat orang kurir asal Aceh Utara

Adapun ke empat kurir yang diamankan itu bernama Iswanda (23), Syarboini (20) dan Muhammad Iksan ( 22) ketiganya warga Dusun Pante Peudeng, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, serta seorang lagi bernama Tarmizi ( 24) warga Dusun Matsaman, Kelurahan Matang Bayu, Kecamatan Baktia Barat, Kabupaten Aceh Utara.

“Ke empat tersangka diringkus dari dalam Kamar Hotel Serena Anggrek, Jalan Gatot Subroto dengan barang bukti sabu seberat 415 gram,” katanya didampingi Kasat Res Narkoba Polrestabes Medan Kompol Oloan Siahaan, Rabu (20/1).

Dalam peredaran kasus narkoba itu, Irsan menyebutkan ke empat tersangka menggunakan modus dengan menyimpan barang bukti sabu di dalam sol sepatu.

“Saat diinterogasi ke empat tersangka mengaku mendapat perintah dari seseorang berinisial POP (DPO ) untuk mengirimkan paket sabu ke Kota Kendari,” sebutnya sembari menambahkan terungkapnya kasus narkotika ini atas laporan dari masyarakat.

Sementara itu, Tarmizi salah seorang pelaku yang bertugas menyembunyikan sabu ke dalam sol sepatu mengaku diberi imbalan Rp2 juta.

“Tersangka ngaku pada November lalu pernah berhasil lolos membawa narkoba melalui bandara ke Jakarta. Akibat perbuatannya keempatnya dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 Subs 112 ayat 2 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara,” pungkas Waka Polrestabes Medan. (Re)