Penumpang Bandara Banyuwangi Diprediksi Meningkat 25% di Libur Nataru

78

Beritaindonesiasatu, Banyuwangi – PT Angkasa Pura II KC Bandara Banyuwangi melakukan persiapan menjelang masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021. Penerapan protokol kesehatan juga menjadi perhatian bandara Banyuwangi. Diprediksikan, bandara paling ujung Timur Pulau Jawa ini akan mengalami peningkatan jumlah penumpang hingga 25 persen dari hari biasa.

Executive General Manager (EGM) PT Angkasa Pura II KC Bandara Banyuwangi Cin Asmoro mengatakan dalam persiapan libur Nataru 2020, pihaknya akan memulai dengan pemeriksaan keselamatan udara dan pembentukan posko bersama yang akan dimulai tanggal 18 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021.

“Persiapan kita adalah melakukan pemeriksaan keselamatan udara dan pembentukan posko. Kalau dulu posko hanya monitoring trend atau jumlah pergerakan penumpang dan pesawat udara di tahun ini kita juga akan menambahi dengan implementasi protokol kesehatan. Kegiatan posko Nataru bersama stakeholder kita terapkan 3C, yaitu Coordination, Communication, dan Collaboration,” ujarnya kepada detikcom, Rabu (16/12/2020).

Pihaknya memprediksi adanya peningkatan sebanyak 25 persen dalam libur Nataru kali ini. Untuk saat ini, pergerakan penumpang sekitar 400 orang per hari. Diprediksi, pada puncak arus libur Nataru yang terjadi pada 24 Desember 2020 dan arus balik libur pada tanggal 3 Januari 2020, mencapai 500 hingga 600 penumpang.

“Tapi kalau dibandingkan tahun lalu kita minus 45 persen pada pergerakan penumpang. Sementara pergerakan pesawat minus 20 persen. Rata-rata tahun lalu sekitar 1.000 penumpang,” tambahnya.

Peningkatan juga bakal terjadi pada penumpang jurusan Banyuwangi-Denpasar. Meski saat ini ada peraturan baru dari Gubernur Bali tentang wajib PCR Test untuk penumpang pesawat, pihaknya optimis ada peningkatan total penumpang di Bandara Banyuwangi sekitar 25 persen.

“Per hari ada 30 penumpang. Ada keyakinan kami akan meningkat 50 sampai 60 penumpang,” pungkasnya.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyambut positif persiapan Nataru yang dilakukan PT Angkasa Pura II KC Bandara Banyuwangi. Pihaknya meminta kepada stakeholder perhubungan di Banyuwangi untuk terus menerapkan protokol kesehatan. Hal ini dilakukan, agar penyebaran COVID-19 Banyuwangi bisa ditekan.

“Tentu persiapan ini ditunjang dengan kegiatan destinasi wisata di Banyuwangi yang sudah menerapkan protokol kesehatan. Kita lakukan sertifikasi setiap destinasi wisata, rumah makan dan tempat hiburan yang pastinya sudah kita monitoring sangat ketat,” ujarnya.

“Kami akan selalu menjaga protokol kesehatan dilakukan dengan ketat,” tambahnya.(dtc/bas)