Penjemputan Rizieq, Massa Harus Patuh Prokes

101

Beritaindonesiasatu, Jakarta – Polisi mengingatkan massa mematuhi protokol kesehatan Covid-19 saat melakukan penjemputan terhadap Imam Besar FPI, Rizieq Shihab di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.

“Patuhi aturan, tertib, patuhi protokol kesehatan, karena sekarang ini pandemi masih tinggi,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Kamis (5/11).

Yusri menegaskan protokol kesehatan itu wajib dipatuhi oleh semua orang, tanpa terkecuali demi mencegah penyebaran Covid-19.

“Ya dia warga negara, semua warga negara harus patuh aturan,” ujarnya.

Kepolisian tak melakukan pengamanan khusus. Namun, jika jumlah massa yang menjemput banyak, kepolisian akan melakukan pengaturan arus lalu lintas.

“Kalau memang nanti ramai ya kita akan turun bantu pengamanan lalu lintasnya,” ucap Yusri.

Rizieq telah mengumumkan rencana kepulangannya ke tanah air. Rencananya, dia dan keluarga akan terbang dari Jeddah, Arab Saudi pada Selasa, 9 November waktu setempat. Dia memprediksi akan tiba di Tanah Air pada 10 November pagi.

“Alhamdulillah saat ini tiket sudah terbeli dan lunas untuk saya dan keluarga, paspor juga sudah di tangan,” kata Rizieq melalui akun YouTube Front TV, Rabu (4/11).
Lihat juga: Kepulangan Rizieq Shihab dan Munculnya Figur Kuat Oposisi

Tim Bantuan Hukum FPI, Aziz Yanuar menyebut akan menyiapkan penjemputan terhadap Rizieq Shihab di Bandara Soetta.

“Kita akan jemput aja. Sama aja seperti orang pulang umrah atau pulang haji. Gitu. Jemput aja,” kata Aziz.(cnn/bas)