Pengungsi Banjir di Lhoksukon Aceh Utara Mencapai 61.064 Jiwa

41

Beritaindonesiasatu, Lhoksukon – Banjir yang terjadi di hampir di semua kecamatan di Aceh Utara lima hari lalu sampai Selasa (8/12/2020), masih merendam sejumlah kecamatan dengan ketinggian air diatas satu meter lebih. Selasa (8/12/2020)

Hingga hari kelima korban banjir masih bertahan di meunasah, masjid dan juga tempat sarana umum yang tak terendam banjir.

Mereka mengaku kesulitan mendapatkan bantuan dari pemerintah.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Pemkab Aceh Utara jumlah titik pengungsian jumlah titik pengungsi dari 267 desa dalam 23 kecamatan di Aceh Utara mencapai 178 lokasi.

Jumlah pengungsi dari titik tersebut 61.064 jiwa yang berasal dari 19.225 Kepala Keluarga (KK).

Namun, hingga kini belum bisa diperoleh data ril dari Pemkab Aceh Utara terkait jumlah stok bantuan yang dimiliki dan yang sudah disalurkan.

Untuk mengantisipasi agar pelayanan kesehatan Pemkab membangun empat posko kesehatan di Pirak Timu, dan Lhoksukon.

Sedangkan untuk kecamatan lain diarahkan ke puskesmas masing-masing.

Dilansir serambi kondisi ini menyulitkan warga karena lokasi puskesmas berada di pusat kecamatan.

“Sampai sekarang di kawasan kami ketinggian airnya mencapai 1,7 meter, jadi warga tak bisa kemana-mana kalau sakit,” ujar Abdullah warga Pirak Timu kepada Serambinews.com, Selasa (8/12/2020).(srb/bas)