Pengamat Transportasi: Butuh Infrastruktur Memadai Hapus Tilang di Jalan

29

Beritaindonesiasatu, Jakarta – Pengamat transportasi Darmaningtyas menilai kepolisian mesti menyiapkan infrastruktur yang memadai terlebih dulu untuk mewujudkan keinginan calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo menghapus tilang di jalan.

Keinginan ini sebelumnya disampaikan Listyo saat mengikuti fit and proper test di Komisi III DPR RI. Listyo berharap polisi lalu lintas (polantas) yang turun ke lapangan tak lagi menilang para pengendara.

“Infrastruktur perlu disiapkan. Kalau tidak, nanti orang seenaknya melanggar karena tidak ada tilang,” kata Darmaningtyas.

Ketua Institut Studi Transportasi (Instran) itu menyatakan, apabila infrastruktur belum memadai, maka penghapusan tilang di jalan tak akan berjalan baik.

Terlebih saat ini sistem tilang elektronik atau e-TLE baru ada di wilayah Jakarta.

Penerapannya pun dinilai belum optimal karena tak semua kamera pengawas atau CCTV terpasang.

“Belum efektif karena belum seluruh jalan di DKI Jakarta dipasangi kamera, sementara e-TLE amat tergantung pada kamera CCTV,” ujarnya.

Kendati demikian, Darmaningtyas menilai wacana yang dilontarkan Listyo memberikan harapan baik. Asalkan seluruh infrastruktur disiapkan dengan matang.

“Harapan ini sangat tepat, sesuai perkembangan zaman digitalisasi,” ucap Darmaningtyas.

Sebelumnya, Listyo menyampaikan keinginan untuk mengubah mekanisme tilang secara bertahap menjadi serba elektronik. Polantas tak perlu lagi turun ke lapangan untuk menilang pengendara.

Keinginan ini juga menjadi upaya menghindari potensi penyimpangan personel ketika menjalankan tugas di lapangan.

“Ke depan saya harapkan anggota lalu lintas yang turun di lapangan, mengatur lalin yang sedang macet, tidak perlu melakukan tilang. Ini kita harapkan menjadi ikon perubahan perilaku Polri khususnya di sektor pelayanan unit depan yaitu anggota-anggota kita di lalu lintas,” kata Listyo, kemarin.(cnn/bas)