Penasihat Wadah Pegawai Mundur dari KPK, Susul Febri

70

Beritaindonesiasatu, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) era Firli Bahuri kembali ditinggalkan oleh salah satu pegawainya. Kali ini, Penasihat Wadah Pegawai KPK, Nanang Farid Syam yang memutuskan untuk mengundurkan diri.

Hal itu dibenarkan oleh Ketua Wadah Pegawai KPK Yudi Purnomo Harahap.

“Benar bahwa Uda Nanang Farid Syam yang merupakan pegawai senior KPK sekaligus penasihat wadah pegawai KPK mengundurkan diri dari KPK,” kata Yudi kepada CNNIndonesia Kamis (12/11).

Yudi tidak menuturkan alasan Nanang mengundurkan diri dari KPK. Hanya saja, kata dia, pihaknya sempat membujuk agar Nanang membatalkan keputusannya tersebut.

“Tadi saya sempat bertemu dengan yang bersangkutan dan berbincang mengenai pengunduran dirinya. Sebenarnya kami berharap bahwa yang bersangkutan masih tetap bekerja di KPK,” ucapnya.

CNNIndonesia sudah berupaya menghubungi Nanang untuk mengonfirmasi hal tersebut. Namun, hingga berita ini ditulis belum diperoleh jawaban dari yang bersangkutan.

Sementara Plt. Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri mengatakan bakal mengecek informasi tersebut.

Nanang merupakan pegawai senior KPK yang sudah bergabung di lembaga antikorupsi itu sejak awal berdiri setelah lolos seleksi Indonesia Memanggil (IM) angkatan 1.

Ia diketahui merupakan satu dari 26 pegawai KPK yang sempat menerima Surat Peringatan (SP) 3 dari Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KPK Taufiequrachman Ruki pada 2015 lalu.

Alasannya, mereka mengirimi tiga paket karangan bunga, Mei 2015, yang dua di antaranya ditujukan kepada pimpinan KPK yang ketika itu terdiri dari tiga Plt dan dua pimpinan definitif.

Dalam salah satu karangan bunga tertulis pesan, “Terima kasih pimpinan atas aksi panggungnya. Kalian pahlawan sinergitas. Kami menunggu dagelan selanjutnya.”

Protes tersebut dilayangkan atas polemik pelimpahan kasus dugaan rekening gendut Komisaris Jenderal Budi Gunawan kepada aparat penegak hukum lain.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango mengungkapkan sebanyak 37 pegawai telah mengundurkan diri dari institusi sepanjang Januari-September 2020. Satu pegawai yang mengundurkan diri adalah mantan Juru Bicara KPK Febri Diansyah. (cnn/bas)