Pemkab Deliserdang Lelang Prado, Camry Hingga Terios, Sepeda Motor 68 unit

52

Beritaindonesiasatu, Deliserdang – Pemkab Deliserdang kembali melelang kendaraan dinas berupa roda 4 maupun roda 2. Jumlah keseluruhan ada 96 unit kendaraan yang dilelang dalam satu paket sekaligus.

Pelaksanaan lelang dilakukan dengan kerjasama dengan pihak Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Medan.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset (BPKA), Agus Ginting menyebut total nilai limit kendaraan 96 unit roda 4 dan roda 2 itu senilai Rp 583.884.979.

Diakui dari 96 unit kendaraan itu terdiri dari 5 unit kendaraan roda empat kondisi baik atau kurang baik dan 68 unit kendaraan roda 2 kondisi kurang baik atau rusak berat. Bahkan ada yang hanya dalam bentuk scrap atau besi tua.

“Yang bisa jalan ada 5 memang seperti Jeep Toyota Prado, Toyota Kijang, Toyota KF, Toyota Camry dan Daihatsu Terios. Ini sengaja kita jual satu paket sama seperti lelang yang pernah kita lakukan juga. Kalau tidak dijadikan satu paket ya tidak laku lah nanti yang lainnya,” ucap Agus Ginting Senin, (23/11/2020).

Sementara itu Kabid Aset BPKA, Safruddin Lubis menyebut untuk uang jaminan kendaraan dinas ini Rp 125 juta. Selain kendaraan roda 4 dan roda 2 ikut juga merek lelang satu paket barang-barang peralatan dan mesin/inventaris kantor dan alat rumah tangga.

“Kalau total nilai limit inventaris kantor alat rumah tangga ini hanya Rp 8.160.539 dan uang jaminannya pun Rp 4.000.000. Kalau barangnya ada AC, Brand Kas, alat Kesehatan, Genset, kursi, lemari es dan lain lain lah. Jumlah unitnya ada 336 unit,” kata Safruddin Lubis.

Ditambah Syafruddin kalau mobil Jeep Toyota Prado dan Toyota Camry yang masuk dalam daftar lelang ini merupakan mobil dinas mantan Bupati Amri Tambunan. Saat ini kondisinya masih bagus. Disebut Untuk mobil Prado tahun produksi 2009 sementara Camry tahun 2012. Kedua mobil itu masing-masing berplat BK 1062 M dan BK 1358 M.

“Anwijzing (penjelasan lelang) dilaksanakan hari Kamis tanggal 26 November dimulai dari pukul 09.30 WIB di kantor Bupati. Pelaksanaan lelang tanggal 30 November. Batas akhir penawaran pukul 11.00 dan waktu server,”kata Safruddin Lubis.

Dalam pengumuman yang dibuat oleh Pemkab Deliserdang tertata kalau kondisi mobil ada yang masih mempunyai BPKB atau STNK dan banyak juga yang tidak ada mempunyai keduanya. Untuk tahun produksinya mulai dari tahun 1982 hingga yang tertinggi tahun 2010. BPKA sendiri telah membuat penegasan dalam pengumuman lelang, untuk kendaraan yang dalam kondisi scrap/tidak ada BPKB panitia tidak menjamin pihak terkait dapat mengeluarkan BPKB baru.

Dilansir tribun Selain itu bagi peserta yang telah mendaftarkan diri namun tidak mengikuti anwijzing dianggap mengetahui dan menyetujui berita acara anwijzing. Dituliskan juga nominal jaminan yang disetorkan ke rekening VA (Virtual Account) harus sama dengan jaminan yang dipersyaratkan. Jaminan itu harus sudah efektif diterima oleh KPKNL selambat-lambatnya satu hari sebelum pelaksanaan lelang.(trb)