Pelaku Pencabulan Terhadap Gadis Dibawah Umur Ditangkap

112

Beritaindonesiasatu Banyumas – Satuan Reserse Kriminal Polresta Banyumas Polda Jawa Tengah berhasil mengungkap kasus dugaan tidak pidana persetubuhan terhadap anak dibawah umur yang terjadi pada bulan September 2020 lalu.

Kapolresta Banyumas Kombes Pol Whisnu Caraka melalui Kasat Reskrim AKP Berry mengatakan, pada hari Senin (12/10/2020) pihaknya melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan AK (29) warga Kebumen, Kecamatan Baturraden setelah mendapatkan laporan dari orangtua korban NAR (17) warga Kecamatan Baturaden dimana AK diduga telah melakukan persetubuhan terhadap korban yang masih berstatus pelajar kelas XII.

“Pelaku menyetubuhi korban dengan bujuk rayu dengan mengatakan sayang kepada korban”, terangnya.

Lebih lanjut Kasat Reskrim menambahkan, kejadian tersebut diketahui oleh orang tua korban saat meminta dan melihat HP korban ada rekaman video persetubuhan antara korban dengan pelaku AK. Dan saat ditanya pelapor, korban mengakui telah disetubuhi oleh AK dirumahnya.

“Dimana korban pernah menginap di rumah AK kurang lebih satu minggu. Saat itu korban disetubuhi oleh pelaku dan pelaku merekamnya dengan HP korban”, jelas AKP Berry.

Saat ini pelaku beserta barang bukti berupa satu potong hodie warna merah, satu potong celana jean warna biru dongker, satu potong BH warna pink, satu potong celana dalam warna putih dan satu unit HP merk Oppo A1K warna merah kami amankan di Mapolresta Banyumas guna penyidikan lebih lanjut.

“Atas kejadian tersebut, pelaku AK dijerat dengan Pasal 81 UU Nomor 35 Tahun 2014 Jo UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Undang Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara”, tutupnya.(Re/reptv)