Pelaku Pembunuhan Naomi Simanungkalit dan Suami Jerman Ternyata Orang Dikenal

63

Beritaindonesiasatu.com, Tangsel – Pembunuhan Naomi Simanungkalit dan Suaminya WN Jerman. Polisi mulai menguak siapa pelaku pembunuhan. Minggu (14/3/2021).

Berdasarkan rekaman CCTV, polisi mengidentifikasi terduga pelaku.

Polres Tangerang Selatan berhasil mengidentifikasi pelaku pembunuhan satu WNA jerman dan istrinya di rumahnya kawasan BSD, Tangerang Selatan pada Sabtu (13/3/2021) dini hari.

Diketahui, WNA tersebut berinisial K dan istrinya N yang meninggal di rumahnya sendiri di Perumahan Griya Loka 2, BSD, Tangerang Selatan.

Kasatreskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Angga Surya Saputra menjelaskan kalau pihaknya sudah mengidentifikasi pelaku pembunuhan tersebut.

“Kemudian update, pelaku sudah diindentifikasi dan sekarang sedang dalam pengejaran oleh tim gabungan antara polsek dan polres,” kata Angga di Mapolresta Tangerang Selatan, Sabtu (13/3/2021).

Ia menjelaskan, pelaku berhasil diidentifikasi berdasarkan keterangan saksi dan tangkapan layar CCTV.

Menurut Angga, pelaku ini diduga sudah saling kenal dengan kedua korbannya.

“Pelaku sudah teridentifikasi dan kemungkinan dia kenal dengan korban,” sambung Angga.

Diketahui, korban berinisial K alias si WNA sudah dinyatakan meninggal di lokasi dengan luka dibagian leher.

“Untuk suaminya yang warga negara Jerman, ditemukan meninggal dunia ditempat. Sementara istrinya sempat ditolong, hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia dalam perawatan dengan luka yang sama (bacok),” ujar Angga.

Hingga kini, petugas masih terus melakukan pemeriksaan dan penyelidikan soal motif pembunuhan tersebut.

“Kita masih terus melakukan pemeriksaan, ada melalui CCTV jiga yang terpasang didekat lokasi. Lalu, melakukan pemeriksaan ke saksi-saksi lainnya, karena saat ini (saksi) masih minim,” ungkapnya.

“Untuk suaminya yang warga negara Jerman, ditemukan meninggal dunia ditempat. Sementara istrinya sempat ditolong, hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia dalam perawatan dengan luka yang sama (bacok),” ujar Angga.

Hingga kini, petugas masih terus melakukan pemeriksaan dan penyelidikan soal motif pembunuhan tersebut.

“Kita masih terus melakukan pemeriksaan, ada melalui CCTV jiga yang terpasang didekat lokasi. Lalu, melakukan pemeriksaan ke saksi-saksi lainnya, karena saat ini (saksi) masih minim,” ungkapnya.

Diduga Dihabisi Pakai Kapak

Aparat kepolisian kini tengah memburu pelaku pembunuhan terhadap bule asal Jerman, Kurt (80) dan istrinya, Naomi Simanungkalit (50), yang ditemukan bersimbah darah di rumahnya, kawasan perumahan elite Giri Loka 2, BSD, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (13/3/2021) dini hari.

Terduga pelaku sadis tersebut, kini sudah berhasil terendus oleh kepolisian.

Polisi pun terus mendalami rekaman CCTV dan temuan kapak di lokasi kejadian.

Diduga pelaku menggunakan kapak trersebut untuk menghabisi kedua korban secara keji.

“Update-nya, pelaku sudah diindentifikasi dan sekarang sedang dalam pengejaran oleh tim gabungan antara polsek dan polres,” kata Kasatreskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Angga Surya Saputra, di Mapolres Tangerang Selatan, Sabtu siang.

Menurut Angga, pelaku ini diduga sudah saling kenal dengan kedua korbannya.

Kemungkinan dia (pelaku) kenal dengan korban,” sambung Angga.

Ia menambahkan, saat pihaknya mendatangi lokasi kejadian terdapat sebuah kapak.

Dari TKP kita mendapatkan beberapa barang butki, ada senjata hanya korek api menyerupai senjata, dan kapak yang diduga digunaan untuk melakukan hal itu (pembunuhan),” jelas Angga.

Angga menuturkan, di tubuh korban ditemukan sejumlah luka bacok.

Pada tubuh korban bule Jerman itu, sambung dia, terdapat luka bacok di bagian leher.

“Untuk luka kita harus bicara berdasarkan fakta, harus tunggu hasil autopsi. Tapi kalau kasat mata memang ada luka beberapa dibacok bagian parah di bagian bawah leher,” ungkap Angga.

Ia menambahkan, bule asal Jerman sudah dinyatakan meninggal di lokasi dengan luka di bagian leher.

Sementara Naomi Simanungkalit mengembuskan napas terakhir di rumah sakit.

“Untuk suaminya yang warga negara Jerman, ditemukan meninggal dunia di tempat. Sementara istrinya sempat ditolong, hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia dalam perawatan dengan luka yang sama (bacok),” ujar Angga.

Hingga kini, petugas masih terus melakukan pemeriksaan dan penyelidikan soal motif pembunuhan tersebut.

Kita masih terus melakukan pemeriksaan, ada melalui CCTV juga yang terpasang di dekat lokasi. Lalu, melakukan pemeriksaan ke saksi-saksi lainnya, karena saat ini (saksi) masih minim,” ungkapnya.

Seorang petugas keamanan komplek perumahan setempat, bernama Lukman mengatakan ada beberapa luka bacok di tubuh korban.

“Untuk lukanya luka bacok ya. Di leher maupun di badan,” kata Lukman di dekat lokasi kejadian.

“Kita masih terus melakukan pemeriksaan, ada melalui CCTV juga yang terpasang di dekat lokasi. Lalu, melakukan pemeriksaan ke saksi-saksi lainnya, karena saat ini (saksi) masih minim,” ungkapnya.

Keterangan Satpam Perumahan

Seorang petugas keamanan komplek perumahan setempat, bernama Lukman mengatakan ada beberapa luka bacok di tubuh korban.

“Untuk lukanya luka bacok ya. Di leher maupun di badan,” kata Lukman di dekat lokasi kejadian.

Lukman menuturkan bila kedua tubuh pria dan wanita tersebut, ditemukan sudah tak sadarkan diri di dalam rumah.

“Menurut mereka itu di sini, kejadiannya korban ditemukan dalam keadaan geletak, di dalam (rumah),” jelas Lukman.

Petugas keamanan yang pada malam itu berjaga pun langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Serpong.

“Info dari rekan-rekan tim malam, kejadiannya korban ditemukan dalam keadaan tergeletak di dalam rumah. Kalau pintu dalam keadaan terbuka atau bagaimananya, saya belum tahu info selanjutnya,” ungkap Lukman.

Jasad kedua korban pun ditemukan oleh petugas keamanan sekira pukul 00.00 WIB.

Ia menambahkan, pasutri itu sempat menerima kedatangan tamu, sebelum ditemukan tewas.

“Betul, menerima tamu,” katanya saat ditemui di lokasi, Lengkong Gudang, Serpong, Kota Tangsel. (trb/bas)