Pasar Sidoharjo Tutup, 7 Pedagang Kena Corona

69

Beritaindonesiasatu. Wonogiri – Pemkab Wonogiri menutup Pasar Kecamatan Sidoharjo Wonogiri pada pekan depan. Penutupan itu merupakan dampak ditemukannya tujuh pedagang yang positif virus Corona atau COVID-19.

“Benar, Pasar Sidoharjo akan kami tutup pada pekan depan selama beberapa hari. Ada sejumlah pedagang di sana yang terkonfirmasi positif COVID-19,” kata Plt Bupati Wonogiri Edy Santosa kepada wartawan di ruangannya, Sabtu (7/11/2020).

Keputusan ini diambil tim Satgas COVID-19 Wonogiri yang digelar hari ini. Terkait kebijakan ini Pemkab Wonogiri mengeluarkan Surat Edaran Nomor 443.1/5076 tentang penutupan Pasar Sidoharjo.

“Secara resmi penutupan pasar adalah Selasa-Kamis (10-12 November). Pada Minggu (8/11) pasar masih diperbolehkan buka dengan penerapan protokol kesehatan ketat, sedangkan Senin (9/11), pedagang dipersilakan bersih-bersih kios, menata atau menyimpan barang dagangan dan tidak boleh ada transaksi pada hari itu,” beber Edy.

Edy mengatakan ditemukan tujuh pedagang di pasar tersebut yang dinyatakan positif Corona. Mereka dinyatakan positif COVID-19 dari hasil tes swab

“Berdasarkan tracing ada 3 anggota keluarga pedagang yang juga positif. Sehingga ada 10 orang yang dinyatakan positif COVID-19 dari klaster Pasar Sidoharjo ini,” jelas Edy.

Dia menjelaskan, sebagian pasien klaster Pasar Sidoharjo merupakan orang tanpa gejala (OTG). Mereka menjalani isolasi mandiri. Namun ada juga terdapat pasien dengan gejala dan harus dirawat di rumah sakit.

“Penutupan sementara pasar demi keselamatan, keamanan dan kesehatan bersama. Jangan sampai kasus meluas dan menyebabkan penambahan banyak,” tutur dia.

Edy mengaku telah mempertimbangkan matang terkait alasan penutupan pasar pekan depan. Sebab, Minggu (8/11) besok merupakan pasaran Jawa di mana mayoritas pedagang sudah menyetok dagangannya.

“Pedagang diberi kesempatan pada Minggu untuk menghabiskan barang dagangannya. Jika tidak habis bisa dibawa pulang ke rumah,” terangnya.

Satgas Wonogiri bersama dengan unsur TNI-Polri dan Forkompincam Sidoharjo nantinya melakukan pengawasan ketat protokol kesehatan berupa memakai masker, mencuci tangan dan jaga jarak.

“Pedagang dari luar daerah yang tidak memasker kami suruh pulang nanti. Memang ini tidak bisa memutus atau menghindari virus secara maksimal. Namun tindakan tersebut bisa meminimalisir persebaran di pasar,” tutur dia.(dtc/bas)