Pasar Campurdarat Tulungagung Terbakar, 300 Lapak Ludes

118

Beritaindonesiasatu.com, Tulungagung – Sekitar 300 lapak pedagang di pasar Campurdarat Tulungagung terbakar.

Diperkirakan lebih dari 300 lapak. Jumlah lapak yang terbakar 60 persen dari total 400-an pedagang.

Bupati Tulungagung Maryoto Birowo, mengatakan jumlah pedagang yang terdampak kebakaran lebih dari 300 lapak atau sekitar 60 persen dari total 400-an pedagang.

“Jadi di sini ini ada 8 los, yang terdiri dari lapak-lapak. Jadi yang terdampak ada 300-an pedagang,” kata Maryoto, Rabu (17/3/2021). .

Terkait kebakaran ini pihaknya segera melakukan rapat koordinasi dengan para pihak terkait guna mencari solusi, terkait tempat relokasi sementara ratusan pedagang yang terdampak.

“Karena pasar adalah fasilitas vital, makanya harus segera kami tangani,” jelasnya.

Maryoto menangakui kondisi Pasar Campurdarat masuk dalam rencana renovasi pasar tradisional di wilayah Tulungagung, mengingat kondisinya dinilai kurang layak dan banyak mengalami kerusakan.

“Kalau dari inventarisasi kami, ya memang Pasar Campurdarat ini akan kami bangun, namun karena ada pandemi, sehingga yang sudah kami rencanakan mengalami kemunduran (penundaan),” jelasnya.

Sebelumnya, Rabu dini hari Pasar Campurdarat Tulungagung mengalami kebakaran. Hampir 60 persen bangunan los pedagang ludes dilalap api. Kobaran api diduga akibat korsleting listrik di salah satu lapak di sisi timur pasar dan dengan cepat merembet ke ratusan lapak yang lain.

Dilansir detik, proses pemadaman sempat terkendala oleh keterbatasan sarana dan prasarana damkar. Sedangkan di sekitar lokasi tidak ada fasilitas hydrant.