Pandemi Covid 19, Restoran Jungkir Balik Bayar Sewa dan Listrik

72

Beritaindonesiasatu, Jakarta – Sejumlah restoran putar otak agar bisnis bisa bertahan di tengah pandemi virus Corona. Salah satunya Ta Wan, yang menyajikan masakan Chinese.

Apapun dilakukannya mulai dari berjualan di pinggir jalan, berjualan door to door (dari rumah ke rumah), sampai banting harga ‘jemput bola’ ke pembeli.

Direktur Operasional PT Eatwell Culinary Indonesia yang membawahi Ta Wan, Andrias Chandra mengatakan selama berjualan di jalan itu pihaknya tidak mengambil untung besar. Setidaknya penghasilan itu lumayan untuk menambah biaya gaji karyawan.

“Kita jemput bola karena dine-in kan ditutup. Tidak untuk cari untung banyak itu (jualan di pinggir jalan). Tapi lumayan lah ada cash tambahan buat gaji karyawan dulu, yang penting karyawan tetap bisa kerja, gaji tetap bisa dibayarkan sementara lah sampai nanti masa PSBB berakhir baru kembali normal lagi,” kata Andrias kepada detikcom, Rabu (7/10/2020).

Walaupun sudah berjualan di jalan seperti itu, pihaknya belum bisa tutup biaya sewa mal hingga listrik. Apapun dilakukan agar restonya tetap bisa beroperasi, salah satunya dengan nego biaya sewa dengan para pengelola mal.

“Kalau untuk bayar listrik, bayar sewa di mal jelas nggak cukup. Sewa yang berat, kita harus nego-nego dengan landlord mal,” ucapnya.

Dengan berjualan di jalan hingga door to door, setidaknya penjualannya tidak hanya berasal dari mal yang saat ini tidak bisa melayani makan di tempat (dine-in) untuk wilayah Jakarta. Dia berharap pandemi ini bisa segera selesai agar bisnisnya bisa berjalan kembali normal.

“Yang penting dapat sales sedikit-sedikit tidak apa-apa, bisa bantu bayar gaji karyawan kita yang jumlahnya ribuan. Semoga bisa segera melewati masa yang susah ini,” harapnya.(dtc/bas)