Mentri KKP Dijabat Sakti Wahyu Trenggono, Punya Harta Rp 1,9 Triliun

58

Beritaindonesiasatu, Jakarta – Sakti Wahyu Trenggono ditunjuk menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) menggantikan Edhy Prabowo yang tersandung skandal ekspor benih lobster. Berdasarkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN), Trenggono memiliki harta kekayaan Rp 1,9 triliun.

Dikutip dari situs elhkpn.kpk.go.id seperti dilihat detikcom, Selasa (22/12/2020) Trenggono terdata melaporkan harta kekayaannya ke KPK pada 16 Januari 2020. Pelaporan LHKPN Trenggono masuk kategori pelaporan khusus.

Trenggono tercatat memiliki 42 bidang tanah yang berada di tersebar di beberapa daerah. Mulai dari Bekasi, Sragen, Cianjur, Jakarta Selatan, Buleleng, Boyolali, dan Karanganyar yang berasal dari hasil sendiri. Untuk daerah Bekasi, Trenggono memiliki 11 bidang tanah, berikut rinciannya:

  1. Tanah luas 176 m2/77 m2 senilai Rp 323 juta
  2. Tanah luas 140 m2/54 m2 senilai Rp 373 juta
  3. Tanah luas 1145 m2/600 m2 senilai Rp 4,2 miliar
  4. Tanah luas 600 m2 senilai Rp 1,7 miliar
  5. Tanah luas 252 m2/132 m2 senilai Rp 515 juta
  6. Tanah luas 600 m2 senilai Rp 1,7 miliar
  7. Tanah luas 900 m2 senilai Rp 3,1 miliar
  8. Tanah luas 192 m2/54 m2 senilai Rp 496 juta
  9. Tanah luas 900 m2/199 m2 senilai Rp 2,8 miliar
  10. Tanah luas 300 m2/189 m2 senilai Rp 1,1 miliar
  11. Tanah luas 153 m2/154 m2 senilai Rp 412 juta

Berikutnya, Trenggono memiliki 11 bidang tanah di Sragen, Jawa Tengah dengan rincian:

  1. Tanah luas 3.000 m2 senilai Rp 144 juta
  2. Tanah luas 1.500 m2 senilai Rp 54 juta
  3. Tanah luas 350 m2 senilai Rp 8,1 juta
  4. Tanah luas 1.050 m2 senilai Rp 106 juta
  5. Tanah luas 300 m2 senilai Rp 14 juta
  6. Tanah luas 1.575 m2 senilai Rp 75 juta
  7. Tanah luas 1.200 m2 senilai Rp 43 juta
  8. Tanah luas 1.460 m2 senilai Rp 70 juta
  9. Tanah luas 5.515 m2 senilai Rp 110 juta
  10. Tanah luas 3.000 m2 senilai Rp 108 juta
  11. Tanah luas 1.500 m2 senilai Rp 72 juta.

Selain itu Trenggono memiliki beberapa bidang tanah di Boyolali, Jawa Tengah antara lain:

  1. Tanah luas 1.740 m2 senilai Rp 117 juta
  2. Tanah luas 1.880 m2 senilai Rp 72 juta
  3. Tanah luas 1.840 m2 senilai Rp 262 juta
  4. Tanah luas 4.500 m2 senilai Rp 202 juta
  5. Tanah luas 2.080 m2 senilai Rp 163 juta
  6. Tanah luas 2.000 m2 senilai Rp 221 juta
  7. Tanah luas 2.320 m2 senilai Rp 76 juta

Ada pula tanah Trenggono di daerah Buleleng, Bali yakni tanah luas 15.000 m2 senilai Rp 107 juta, tanah luas 20.000 m2 Rp 143 juta. Kemudian tanah luas 10.000 m2 Rp 71 juta. Kemudian ada bidang tanah di daerah Kota Jakarta Selatan yang dimiliki Trenggono yakni tanah seluas 3.159 m2 senilai Rp 621 juta, kemudian tanah luas 584 m2/234 m2 senilai Rp 6 miliar.

Kemudian tanah luas 31,6 m2 senilai Rp. 622 juta miliar, kemudian tanah luas 31,6 m2 senilai Rp. 621 juta dan tanah luas 105.35 m2 senilai Rp. 2,5 miliar.

Selain itu, Trenggono juga memiliki sebidang tanah di Cianjur, Jawa Barat dengan luas 293 m2/89 m2 senilai Rp 708 juta dan juga sebidang tanah di Karanganyar, Jawa Tengah dengan luas 2.291 m2 senilai Rp 32 juta.

Untuk kendaraan, Trenggono memiliki 5 mobil dan satu unit motor yang berasal dari hasil sendiri dengan rinciannya:

  1. Land Rover RR Jeep senilai Rp. 1,8 miliar
  2. Audi RS 5 Sedan senilai Rp 2,5 miliar
  3. Toyota Vellfire 2.5 G Minibus Rp 740 juta
  4. Audi Q3 Jeep senilai Rp 285 juta
  5. Mercedes Benz GLA 200 Minibus Senilai Rp 690 juta

Sepeda motor satu-satunya yang dimiliki Trenggono yakni Honda Beat Solo senilai Rp 12 juta. Sakti memiliki harta bergerak senilai Rp 16 miliar dan surat berharga senilai Rp 1,6 triliun.

Selain itu Trenggono memiliki kas dan setara kas senilai Rp 141 miliar. Trenggono tidak memiliki hutang sehingga total akumulasi kekayaan Sakti adalah Rp 1,9 triliun.

Diberitakan sebelumnya, Sakti Wahyu Trenggono ditunjuk menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP). Sakti menggantikan Edhy Prabowo. Sakti dulunya merupakan wakil menteri pertahanan. Ia juga bekas bendahara TKN Jokowi di Pilpres 2019.

“Beliau wakil menteri pertahanan akan berikan tanggung jawab untuk jadi menteri kelautan dan perikanan,” kata Jokowi saat pengumuman, Selasa (22/12).(dtc/bas)