Memasuki Kemarau, Sumut Waspada Kebakaran Hutan dan Lahan

14

Beritaindonesiasatu, Medan – Memasuki musim kemarau wilayah Sumatera Utara waspada titik-titik panas. Pantauan Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah Satu Medan mendeteksi ada 38 titik panas atau hotspot. Rabu (24/2/2020).

Sepuluh titik panas tercatat dengan kategori tingkat kepercayaan tinggi, sehingga perlu diwaspadai sebagai titik kebakaran.

Beberapa titik panas terdapat antara lain Kabupaten Mandailing Natal, Karo, Dairi, Labuhan Batu, Labusel, Asahan, Toba, Taput, Tapsel, Humbang hasundutan dan kota Sibolga.

Titik panas ini terpantau satelit TERRA, AQUA, SNPP, dan NOAA, dimana terpantau sepuluh titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi yang tersebar di wilayah pesisir barat Sumut seperti Mandailing natal dan Sibolga.

“Cuaca yang tanpa curah hujan di Sumut menjadi penyebab semakin meningkatnya titik panas, setelah sehari sebelumnya terdeteksi 25 titik panas tapi terpantau sirkulasi Eddy yang akan memicu awan-awan hujan sehingga diharapkan tidak banyak lagi titik panasnya,” ujar Eridawati Plt Kepala Balai BMKG wilayah 1 Medan.

Sementara itu, catatan dari Dinas Kehutanan Sumut hingga 22 Februari 2021 telah terjadi enam kebakaran hutan dan lahan, dengan total luas sekitar 11 hektar.

Kondisi ini dinilai harus meningkatkan kewaspadaan penuh untuk mencegah terjadinya kebakaran. (bas)