Main Piano Mata Tertutup, Musisi Kendal Coba Pecahkan Rekor

41

Beritaindonesiasatu.com, Jakarta – Pianis belia asal Kendal, Jefri Setiawan, akan kembali mencoba memecahkan rekor dunia untuk memainkan piano selama lima jam tanpa henti dengan mata tertutup. Melalui pesan singkat kepada CNNIndonesia, Jefri mengungkap bahwa ia akan memainkan 150 lagu, di antaranya Tanah Airku, Indonesia Raya, Fur Elise, Canon Rock, dan I Have A Dream.

“Persiapan Jefri adalah konsentrasi yang tinggi dalam menghafal, berdoa, belajar setiap hari minimal 10 jam, pengendalian emosi, stamina yang prima, dan persiapan teknik bermain piano,” kata Jefri, Rabu (10/3).

Jefri dijadwalkan mencoba memecahkan rekor pada 24 Maret mendatang di Universitas Yarsi, Jakarta. Pergelaran ini dilakukan setelah ia mendapatkan surat persetujuan dari America Book of Records dan European Records Book.

Saat ini, Jefri mengalami miopi hingga minus 7. Ia pun berharap ada pihak yang membantu mengobati dan operasi matanya setelah ia berhasil memecahkan rekor. Selain itu, Jefri berharap ada pihak yang memberikan beasiswa Sekolah Menengah Atas (SMA) sampai kuliah.

“Jefri sekarang -7, prediksi dokter dua tahun lagi Jefri -9. Agar kondisi Jefri bisa normal, harus dioperasi. Kalau tidak, dikhawatirkan ke depan kurang maksimal dalam melihat,” kata Jefri.

Pada 2018 lalu, Jefri juga berhasil memecahkan rekor memainkan piano selama tiga jam dengan mata tertutup di Berlin, Jerman. Kala itu, ia berhasil membawakan 100 lagu.

Kemudian pada awal Maret 2020 lalu, pria berusia 15 tahun ini kembali memecahkan rekor di India. Kala itu, ia dijadwalkan memainkan 120 lagu denga mata tertutup, namun juri kagum sehingga Jefri hanya diminta memainkan 10 lagu.

Tim juri pun memutuskan Jefri mendapat penghargaan rekor dunia. Namanya bahkan dicatat dalam Royal Success Book of Record, bersama tokoh-tokoh lain yang dianggap memiliki talenta luar biasa.

Putra sulung dari pasangan Joko Manis dan Indah Setyoningsih ini mengaku harus menggalang dana sendiri, meminta bantuan masyarakat dan pemerintah untuk keberangkatannya ke India.

Sebelum memecahkan rekor dunia, Jefri sudah beberapa kali menciptakan rekor di Indonesia hingga mendapatkan sejumlah penghargaan, beberapa di antaranya dari Museum Rekor Indonesia-Dunia (MURI) dan Lembaga Prestasi Indonesia dan Dunia (cnn/bas)