Longsor di Merek, Dua Kios Rubuh

52

Beritaindonesiasatu, Dairi- Akibat cuaca buruk dan hujan deras tebing yang berada di jalan lintas Kecamatan Merek menuju Kabupaten Dairi tepatnya di KM 108 longsor.

Longsor yang terjadi di Desa Pengambatan, Dusun Aek Hotang, Kecamatan Merek ini, turut menyebabkan dua bangunan di atasnya ikut terbawa longsor

Kapolsek Tigapanah AKP Ramli Simanjorang membenarkan adanya peristiwa ini. Menurutnya jika bencana tanah longsor di jalan lintas antar kabupaten ini terjadi pada Jumat (20/11).

“Benar kita tadi menerima adanya laporan musibah tanah longsor di Desa Pengambatan, tepatnya di Dusun Aek Hotang, atau yang lebih dikenal dengan penatapan dua,” ujar Ramli, saat dikonfirmasi Jumat (20/11/2020) malam.

Saat ditanya mengenai dampak longsor ini, Ramli menjelaskan jika dua bangunan yang digunakan oleh pemiliknya sebagai warung itu ikut terbawa longsor.

Dirinya mengatakan, dari dua warung tersebut diketahui merupakan milik dari Radin Sian Sinaga (45) warga Desa Nagalingga, Kecamatan Merek, dan Besli Saragih (45) warga Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun.

“Dari peristiwa longsor ini, dua bangunan yang digunakan pemiliknya sekaligus sebagai tempat usaha ikut terbawa longsor,” katanya.

Ramli menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterima para korban sebenarnya sudah mengetahui jika tanah yang berada di bawa warung tersebut sudah mulai menunjukkan tanda-tanda akan longsor.

Dilansir tribun longsor para korban melihat tanah di bawah warungnya sudah mengalami retak hingga membuat bangunan di atasnya miring.

“Awalnya sekira pukul 08.00 WIB pagi tadi, tanah di bawahnya sudah retak. Karena bangunannya juga sudah miring, maka pemilik warung bersiap menyelamatkan barang yang ada di dalam rumah tersebut untuk menghindari hal yang tidak diinginkan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ramli mengatakan jika saat itu warga di sana juga sudah melakukan gotong royong untuk memperbaiki bangunan. Namun, karena memang cuaca di kawasan tersebut cukup labil sehingga membuat tanah di tebing tersebut bergeser hingga longsor.

Dikatakannya, akibat dari peristiwa ini tidak menimbulkan adanya korban jiwa. Namun, kerugian materil diperkirakan mencapai angka kurang lebih 300 juta rupiah.(trb/bas)