Lokasi Wisata Alam Baru, Bekancan River

282

Beritaindonesiasatu, Langkat – Kini warga di Sumatera Utara memiliki lokasi wisata baru dengan keunikan berbeda, keindahan alam pegunungan yang dipadukan dengan perahu dan pondok kayu membuat lokasi yang berada di Desa Telagah Kecamatan Sei Bingei Kabupaten Langkat ini selalu di padati warga.

Bila dilihat dari segi bentuk bangunan, wujud perahu kayu yang berada diantara rimba hutan Desa Telagah ini dapat di ibaratkan seperti perahu Nuh, dan jika warga tidak menjaga hutan maka bencana banjir bisa melanda Desa.

Perahu kayu dan pondok kayu yang disediakan pengelola ini menjadi ketertarikan tersendiri bagi pengunjung. Dengan background hutan lindung, warga menjadikan tempat ini sebagai spot foto terbaik mereka.

Sedangkan pondok-pondok kayu dapat digunakan untuk bersantai, biasanya keluarga berkumpul dan bercengkarama memesan makanan yang ada di sediakan pihak pengelola.

Selain itu, pengelola juga menawarkan konsep retribusi dimana pengunjung akan membeli bibit pohon seharga Rp30 ribu untuk sekali masuk. Pohon tersebut akan menjadi milik pengunjung namun akan di tanam di sekitar lokasi Bekancan River. Fasilitas lain seperti jungle track menyusuri sungai dan mengunjungi air terjun mini juga dapat di nikmati pengunjung.

“umumnya untuk mengembangkan penghijauan, satu pohon di tanam untuk milik sendiri, jadi hal ini dapat menyejukkan bumi kita,” ujar pengelola Bekancan River Zess Milala kemarin.

Dari pengamatan dilokasi sejak di buka sekitar tiga bulan lalu tempat ini sudah ramai pengunjung, sebagian besar anak-anak muda. Mereka umumnya penasaran tentang adanya perahu diantara rimbunan pepohonan.

Lokasi ini tidak lah terlalu jauh dari kota Binjai, jaraknya kurang lebih 40 kilometer. Jalannya pun sudah cukup bagus ke Desa Telagah. Hanya saja saat mendekati lokasi kondisi jalan belum diaspal namun hanya beberapa ratus meter saja. (bas).