Libur Akhir Tahun: Pelanggar Prokes Akan Di-swab Antigen

29

Beritaindonesiasatu, Jakarta – Kakorlantas Polri, Irjen Istiono mengatakan dalam Operasi Lilin 2020, pihaknya diberi tanggung jawab mengawasi penerapan protokol kesehatan COVID-19 di tempat istirahat atau rest area. Istiono menyebut pelanggar protokol kesehatan akan di-swab antigen.

“Mulai Banten hingga Cikampek ada sekitar 70 titik rest area. Nantinya kita akan gelar random check khusus menggunakan swab antigen bagi pengunjung yang melanggar protokol kesehatan,” kata Istiono dalam rapat koordinasi Pengamanan Natal Tahun 2020 dan Tahun Baru Tahun 2021 di Ballroom Hotel Sheraton, Surabaya, Jawa Timur.

Tak hanya soal lalu lalang warga yang berlibur, Istiono juga membahas upaya mencegah kerumunan. Salah satunya adalah mencegah terjadinya kerumunan di gereja saat perayaan Natal.

“Tidak boleh mendirikan tenda di luar gereja. Ini berlaku di semua wilayah, tidak terkecuali wilayah yang mayoritas umat Kristiani,” ucap Istiono.

Dia menyampaikan operasi yustisi protokol kesehatan akan dilakukan dalam skala besar. Operasi yustisi, tambah Istiono, akan dilakukan bersama TNI.

Istiono mengimbau gereja menerapkan aturan jumlah jemaat yang beribadah 50 persen dari kapasitas bangunan gereja. Istiono menuturkan jemaat lainnya dapat mengikuti ibadah Natal secara online.

Istiono juga menegaskan pihaknya tak akan mengeluarkan izin keramaian, baik acara di hotel yang berpotensi menimbulkan kerumunan, maupun di lokasi wisata.

“Pengetatan ini akan dilakukan mulai 18 Desember 2020 sampai 8 Januari 2021 demi mencegah penyebaran COVID-19,” tandas Istiono.

Dalam Operasi Lilin 2020, Istiono menerangkan Polri mengerahkan 123.451 personel di seluruh Indonesia. Target operasi kali ini adalah memutus mata rantai penyebaran COVID-19.(dtc/bas)