Lapangan Merdeka Digugat, Minta Dijadikan Cagar Budaya

88

Beritaindonesiasatu, Medan – Kondisi Lapangan Merdeka yang telah beralih fungsi sebagai pusat bisnis menuai gugatan. Koalisi masyarakat sipil Medan peduli Lapangan Merdeka Kota Medan mengajukan gugatam ke Pengadilan Negeri Medan. Penetapan ini dinilai penting untuk menghentikan alih fungsi komersialisasi. Selasa (11/10/2020).

Kuasa hukum Koalisi Masyarakat Sipil Medan mendaftarkan gugatan ke Pengadilan Negeri Medan. Gugatan ini merupakan tindak lanjut dari surat pemberitahuan kepada Pemko Medan yang belum ditanggapi untuk menetapkan lapangan merdeka sebagai cagar budaya.

“Kondisi Lapangan Merdeka saat ini banyak berdiri bangunan akan menggeser batas wilayah dan akan terjadi alih fungsi, atas kekhawatiran itu, kami meminta Pemko Medan agar segera menetapkan Lapangan Merdeka dengan luas 4,8 hektar sebagai cagar budaya,” Ujar Redyanto Sidi selaku Kuasa Hukum

Gugatan ini merupakan gugatan warga negara atau Citizen Lawsuit yang ditujukan ke pemerintah kota Medan.

Lapangan merdeka dalam peraturan daerah nomor 13 tahun 2011 tentang rencana tata ruang wilayah kota Medan telah memasukan tanah Lapang Merdeka Medan sebagai kawasan ruang terbuka non-hijau dan jalur evakuasi bencana. Namun penetapan ini dinilai belum mampu melindungi alih fungsi. (bas)