Lahan Gambut di Sumbar Terbakar, 10 Hari Belum Padam

69

Beritaindonesiasatu, Agam – Kebakaran lahan gambut berisi kelapa sawit di Agam, Sumatera Barat, makin luas. Kebakaran belum bisa dipadamkan karena kondisi titik api yang berpindah-pindah.

BPBD setempat mencatat hingga Selasa (23/2/2021) total lahan yang terbakar mencapai 25 hektare lebih. Kobaran api sulit dijinakkan, karena kondisi cuaca ekstrim dan panas terik.

“Masih terjadi. Lahan yang terbakar juga berpindah-pindah,” kata Kepala Badan Pelaksana BPBD Agam, Muhammad Lufti, kepada wartawan.

Menurut Lufti, lahan gambut yang terbakar tersebut berada di Jorong Aia Maruok, Nagari Persiapan Durian Kapeh Darusalam, Kecamatan Tanjung Mutiara. Kebakaran sudah terjadi sejak 10 hari lalu.

“Proses pemadaman sudah dilakukan sejak 13 Februari silam dan masih belum bisa ditangani, karena lokasinya yang berpindah-pindah. Catatan kita, ada empat lokasi yang terbakar,” kata dia.

Hingga kini, pihak BPBD dibantu masyarakat setempat masih berupaya memadamkan kobaran api yang terus menyala. Pemadaman dihadapkan pada kendala sulitnya lokasi dijangkau dengan kendaraan roda empat. Selain itu, kondisi cuaca yang sangat panas menyebabkan ketersediaan air terbatas.

“Kesulitan penyediaan air, karena kondisi yang panas begini,” katanya lagi.

Petugas kini masih bekerja keras untuk melakukan pemadaman, termasuk mengantisipasi munculnya titik api baru. Angin kencang dan cuaca panas membuat api bisa menyala setiap saat.(dtc/bas)