KPU : Jumlah Pemilih Pemula Bertambah 456.256 Orang pada Pilkada 2020

111

Beritaindonesiasatu, Jakarta – Mundurnya pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 pada yang sedianya digelar September kemudian diundur menjadi Desember ternyata berpengaruh terhadap bertambahnya jumlah pemilih pemula. Pemilih pemula yakni warga yang baru berusia 17 tahun dan pertama kali mengikuti pemilu.

Pelaksana Harian (Plh) Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ilham Saputra menjelaskan, jika merujuk pada Undang-Undang (UU), awalnya Pilkada ini digelar pada September 2020. Kendati demikian, ada kebijakan penundaan pada bulan Maret kemarin lantaran kondisi bencana nonalam Covid-19 dengan dikeluarkannya Perppu Nomor 2 Tahun 2020.

“Nah pemilih pemula yang kita dapatkan dari DP4 penyerahan pertama, itu ada 3.061 juta,” kata Ilham di Jakarta, Rabu (7/10/2020).

Kendati demikian, karena telah diputuskan akan digelar pada Desember 2020, ternyata keputusan itu juga berpengaruh terhadap bertambahnya jumlah pemilih pemula yang masuk dalam DP4.

“Maka ada penambahan jumlah pemilih pemula yaitu diserahkan pada 18 Juli 2020 oleh Kemendagri sejumlah 456.256 orang,” ujarnya.

Baca Juga : Wapres Ma’ruf Amin: Banyak Pelanggaran Jelang Pilkada 2020, Netralitas ASN Diuji

Jika dihitung berdasarkan DP4 yang diserahkan Kemendagri pada Juli kemarin, jumlah pemilih pemula yang akan menggunakan hak pilihnya dan baru pertama kali mengikuti pemilu sebanyak 3.061.456.256 orang di 270 wilayah yang menggelar Pilkada 2020. (okz/bas)