Kodrat Shah: PSSI Harus Beri Kepastian

35

Teks
Kodrat Shah (tengah) dan Sekum PSMS Medan Julius Raja (kanan) dia

Beritaindonesiasatu.com Medan– PSMS meminta PSSI segera memberi kepastian kapan kompetisi Liga 2 2021 bisa digelar.

Hal tersebut diungkapkan CEO PSMS, Kodrat Shah bersama Sekum PSMS Julius Raja seusai mengikuti Owners Meeting Liga 2 secara virtual dari kediamannya di komplek perumahan Cemara Asri, kemarin
Owners Meeting digelar PT LIB yang dipimpin Direktur Ahmad Hadian Lukita dan Direktur Operasional, Sujarno bertujuan menampung aspirasi klub-klub peserta, mengenai kelanjutan kompetisi Liga 1 dan 2 musim 2020, dan nantinya disampaikan kepada PSSI.

Dalam rapat Owners Meeting tersebut seluruh peserta yang terdiri dari 24 klub, sepakat agar Kompetisi Liga 2 musim 2020, dibatalkan dan dibuat format baru yakni dengan digelarnya kompetisi Liga 2 musim 2021.

“Kita minta kepastian dari PSSI secepatnya, kapan kompetisi 2021 bisa digelar,” kata Kodrat Shah.

Dengan jelasnya keinginan klub-kulub peserta agar kompetisi dibatalkan, lewat Owners Meeting, Kodrat Shah menyarankan agar PSSI segera mengurus segala perizinan yang diperlukan, termasuk dari Polri, agar kompetisi bisa dijalankan.

“Ya dari sekarang, harus segera diurus izinnya.Tentunya, PSSI dan PT LIB harus bisa meyakinkan pihak-pihak terkait bahwa kompetisi nantinya jika digelar akan mengikuti protokol Cegah Covid-19, dan tanpa penonton. Hal tersebut agar izin-izin mudah didapatkan,” ujar Kodrat Shah.
Jika izin sudah didapatkan, nantinya kompetisi Liga 1 dan 2 bisa didijdwalkan kapan bergulirnya.

Kodrat Shah meminta agar jangan sampai nantinya, klub-klub sudah mengontrak pemain tetapi kompetisinya tidak jadi digelar sesuai jadwal.

“Dasarnya semua ya izin, dan klub menunggu itu, sebagai dasar untuk mengontrak pemain nantinya,” tambah Kodrat Shah. PSMS Medan menurut Kodrat tidak akan mengontrak pemain jika izin kompetisi belum didapat PSSI.

Kompetisi Liga 1 dan 2, menurut Kodrat Shah harus memenuhi protokol kesehatan, semua pemain yang akan bertanding harus menjalani pemeriksaan swab antigen dulu, sehingga yang masuk stadion semuanya bisa steril,” ujar Kodrat Shah yang kini juga Ketua Asprov PSSI Sumut.

Sekum PSMS Medan, Julius Raja menjelaskan, seluruh peserta Owners Meeting termasuk PSMS Medan meminta kompetisi musim 2020 dihentikan.
Apalagi, kontrak seluruh pemain PSMS Medan sudah berakhir sejak Desember 2020 lalu, dan pemain PSMS Medan dari luar Medan sudah kembali ke daerah masing-masing.

Sikap PSMS menurut Julius Raja sudah jelas, yakni meminta kompetisi dibubarkan, bahkan sudah lebih dulu disampaikan melalui surat resminya kepada PSSI.
Dengan dihentikan kompetisi, PSSI bisa menyiapkan kompetisi baru untuk 2021. Jadwalnya bisa diatur melalui Kongres Tahunan PSSI. (Re)