Kasus Pria Dibakar di Maros, Pembunuhannya Sindikat Penjualan Anak

17

Beritaindonesiasatu.com, Maros – Polisi telah menangkap 2 pelaku pembunuhan pria yang mayatnya dibakar di Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel). Temuan polisi sementara, kasus pembunuhan ini terkait sindikat penjualan anak di bawah umur.

“Perlu saya sampaikan juga ada beberapa TKP (tempat kejadian perkara) yang dikaitkan dengan pembunuhan ini. Ada beberapa tempat, karena ini juga ada kaitannya dengan sindikat penjualan anak di bawah umur,” kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes E Zulpan kepada detikcom, Selasa (15/6/2021).

Zulpan mengatakan, dua pelaku telah berhasil ditangkap polisi. Sementara para pelaku lainnya dalam pengejaran lebih lanjut oleh Tim Resmob Polda Sulsel.

“Sementara tim masih bekerja karena berdasarkan analisa dan pemeriksaan sementara bahwa pelakunya lebih daripada dua orang, sisanya itu lah yang sedang kami lakukan pengejaran,” ungkap Zulpan.

Awal Mulai Kasus Mayat Pria Dibakar Terungkap

Untuk mengungkap kasus ini, polisi memulai penyelidikan mereka dengan menyebarkan rekonstruksi wajah korban yang di antaranya adalah korban disebut punya wajah persegi dan hidung pesek.

Korban juga memiliki perawakan kurus, termasuk ukuran telinga korban baik kiri dan kanan berukuran kecil. Sementara rambut korban berwarna hitam dan ikal. Ukuran rambut samping kiri dan kanan sama belakang pendek.

Dilansir detikcom, Dari rekonstruksi wajah tersebut, kata Zulpan, ada warga yang melaporkan berita kehilangan anaknya berinisial RL (20). Polisi kemudian menemukan kemiripan antara laporan keluarga dengan korban yang tewas dibakar di Kabupaten Maros.

“Kan ada laporan Polres Maros bahwa ada kemarin ibu-ibu melaporkan ada anaknya hilang, inisial ini dan ini setelah dicocokkan ke Dokkes ternyata ada kemiripan baru diurut (penyelidikan pelaku),” kata Zulpan.

“Terakhir perjalanannya ada ada dua pelaku yang diamankan sama Resmob Polda hari ini. Nanti statemen susulan saya berikan, sementara itu,” ucapnya.(bas)