Jokowi Imbau Tanamkan Pancasila ke Anak-anak Sedini Mungkin

104

Beritaindonesiasatu, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar ideologi bangsa pancasila harus diperkenalkan kepada anak sejak dini. Pengenalan pancasila kepada anak bisa dilakukan sambil bermain.

“Bertepatan dengan Hari Anak Dunia hari ini kita jadi momentum untuk memperkenalkan kekayaan budaya bangsa, memperkenalkan pancasila melalui anak anak kita sedini mungkin, melalui dunia anak, dunia bermain,” kata Jokowi, dalam acara 30 tahun Indonesia Meratifikasi Konvensi Hak Anak dan Peringatan Hak Anak Internasional yang ditayangkan di YouTUbe Kemen PPPA, Jumat (20/11/2020).

Dalam peringatan Hari Anak Sedunia yang jatuh pada hari ini, Jokowi menyebut pentingnya ideologi bangsa pancasila dikenalkan sejak dini. Hal itu agar menciptakan anak muda yang menghargai perbedaan dan bersikap toleransi.

“Ideologi bangsa harus terus ditanamkan pada anak-anak kita sedini mungkin. Anak-anak kita harus berakhlak baik, memiliki sopan santun dan mau menghargai pendapat orang lain. Bersaudara dalam berbeda agama, perbedaan suku, dan golongan, saling tolong menolong, penuh toleransi dan saling peduli. Nilai-nilai tersebut harus masuk menjadi karakter, menjadi perilaku sehari-hari dari anak anak kita,” kata Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi mengatakan nilai-nilai pancasila tidak cukup disampaikan kepada anak, melainkan harus ditanamkan pada pikiran dan hati anak dengan cara anak. Jokowi menyebut pengenalan pancasila sejak dini dapat dilakukan sambil melakukan permainan.

Oleh karena itu, Jokowi menyambut baik rencana BPIP dengan Komite Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional Indonesia yang akan menghadirkan kembali permainan olahraga dengan nilai pancasila. Jokowi mengatakan permainan anak-anak perlu dikembangkan dengan terobosan yang kreatif dan edukatif dan mengandung nilai pancasila melalui cara yang menyenangkan.

“Karena itu saya menyambut baik inisiatif BPIP bersama Komite Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional Indonesia menghadirkan kembali permainan olahraga dengan konsep kekinian untuk memperkenalkan pancasila dan nilai nilai luhurnya. Membangun jiwa toleransi, jiwa gotong royong, jiwa persaudaraan dan solidaritas,” ujarnya.

Jokowi menyebut anak-anak Indonesia perlu lebih banyak permainan yang dapat dijadikan media untuk membangun dialog dalam keluarga, permainan yang menguatkan ikatan orang tua dan anak, serta permainan yang mampu mengenalkan dan mencintai Indonesia. Ia berharap permainan tersebut diperkenalkan juga di lembaga pendidikan sejak dini.

“Saya berharap jenis-jenis permainan semacam ini harus diperkenalkan lebih luas di lembaga-lembaga pendidikan untuk mempopulerkan pancasila di kalangan anak-anak sejak usia dini,” ucapnya.

“Penanaman nilai nilai pancasila sejak dini kepada pewaris negeri ini akan melahirkan generasi penerus yang memiliki kepedulian, empati, yang menghormati keragaman bangsa sebagai jati diri bangsa dan melahirkan anak muda yang mencintai Indonesia dengan sepenuh hati, menghormati tatanan hukum yang disepakati dan menjaga pancasila sebagai pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara,” ungkapnya.(dtc/bas)