Januari PSMS Minta PSSI Tetap Gaji Pemain 25%

73

Beritaindonesiasatu, Medan– Manajemen PSMS Medan meminta PSSI untuk menetapkan bahwa klub tetap diwajibkan membayar gaji maksimal 25 persen di bulan Januari 2021, jika federasi olahraga sepakbola itu bersama PT Liga Indonesia Baru (LIB) tak juga mengantongi izin dari Polri. Kamis (26/11/2020)

Sekretaris Umum PSMS, Julius Raja mengatakan Jika izin liga tak juga keluar, klub jangan sampai dibebankan dulu dengan membayar gaji pemain sebesar 60 persen di bulan Januari.

“Kalau sampai akhir Desember tak ada keluar izin Polri, ya maunya penggajian tetaplah di Januari 25 persen. Atau Februarinya pun sama 25 persen jika juga tak dapat izin,” ujarnya

Pria yang akrab disapa King ini menjelaskan, di tengah belum adanya kepastian liga, PSSI dalam surat keputusan terbarunya Nomor: SKep/69/XI/2020 tertanggal 16 November 2020 mewajibkan klub membayarkan gaji pemain sebesar maksimum 25 persen mulai Oktober- Desember 2020 .

Namun dalam surat PSSI itu tidak dicantumkan untuk penggajian mulai bulan Januari 2021. Sementara itu, PSSI yang menjadwalkan liga bergulir bulan Februari sampai saat ini juga masih belum menantongi izin pelaksanaan kompetisi.

“Bulan Januari maunya masih tetap masuk poin 25 persen supaya ada jaminan. Kalau bulan Januari kita kasih 60 persen berarti itu kan sudah ada jaminan (liga bergulir). Tapi nanti kita kasih 60 persen tahunya tak ada kompetisinya juga . Jadi sama saja seperti sebelumnya. Rugi, klub juga susah ,” jelasnya.

Lebih lanjut, King tak menampik, di tengah belum jelasnya liga membuat PSMS harus mengeluarkan biaya kembali. Apalagi PSMS rencananya juga bakal mengumpulkan kembali para pemain untuk menjalani persiapan mengarungi liga yang dijadwalkan baru bergulir tahun depan. King pun mengharapkan bisa segera ada kepastian dari PSSI agar klub tak ragu memulai persiapan.

“Ini pengeluaran kita kan jalan terus. Semua masih mengambang belum jelas. Klub kan butuh kepastian termasuk juka para pemain,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Kompetisi sepakbola liga Indonesia hingga saat ini belum jelas kapan tanggal bergulirnya. Federasi olahraga sepakbola Indonesia atau PSSI maupun PT Liga Indonesia Baru (LIB) juga masih belum mendapatkan izin keramaian pelaksanaan kompetisi liga 1 maupun liga 2 tahun 2020/2021 dari institusi Polri.

Manajemen PSMS Medan hingga saat ini masih meliburkan para pemain dan tim pelatih untuk sementara waktu.

Semula, kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2020 yang semula bakal berlanjut pada bulan Oktober atau November 2020 terpaksa harus batal digulirkan.

Ini akibat pandemi virus corona dan agenda Pilkada serentak Desember 2020, yang membuat Polri tak mau mengeluarkan izin keramaian. PSSI bersama PT LIB pun kembali menetapkan jadwal kompetisi bergulir mulai Februari 2021 mendatang.

Pascakeputusan induk olahraga sepakbola Indonesia atau PSSI beberapa waktu lalu yang menunda liga 2 2020 hingga Februari 2021, membuat PSMS akhirnya mengambil kebijakan meniadakan latihan bersama tim di Medan sejak Oktober lalu.(trb/bas)