Januari 2021 Dokumen Kependudukan Dokumen Bisa Diantar ke Rumah

69

Beritaindonesiasatu, Medan – Setelah mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) kota Medan, akan kembali meluncurkan program baru untuk mempermudah pengurusan administrasi kependudukan warga Medan. Minggu (08/11/2020)

Program tersebut yakni penyediaan jasa pengantaran dokumen kependudukan langsung ke rumah-rumah warga, sehingga nantinya masyarakat tidak perlu datang langsung ke kantor Disdukcapil untuk mengurus permohonan dokumen maupun mengambilnya.

“Saat ini kita sedang membuat persiapan tehnis dengan PT Pos, untuk melakukan kerjasama jasa pengantaran dokumen kependudukan sampai ke rumah-rumah domisili penduduk yang memohonkan pendaftaran penduduk,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Medan, Zulkarnain.

Zulkarnain mengatakan, program tersebut saat ini sudah masuk ke persiapan tehnis. Ide membuat program tersebut karena Disdukcapil ingin mempermudah masyarakat mengakses dokumen kependudukannya dengan kepastian waktu.

“Itu bagian dari inovasi daerah di bidang pelayanan publik, bagaimana supaya masyarakat mengakses pelayanan publik itu dengan mudah dengan sederhana dan cepat dengan kepastian waktu yang tinggi,” katanya.

Selain itu katanya, dengan adanya sistem tersebut tentunya dapat memutus penggunaan calo dalam pengurusan dokumen karena tidak adanya sistem tatap muka.

Dijelaskan Zulkarnain, nantinya masyarakat yang ingin mengakses program tersebut dapat melakukan permohonan dokumen melalui daring di website Pemko Medan. Begitu juga dengan permohonan pengantaran dokumen juga dilakukan secara online.

“Semuanya online, tapi saat ini kita masih membicarakan tehnisnya bagaimana. Tahun depan, mungkin awal Januari lah ya kita rencanakan sudah bisa kita terapkan di kota Medan,” katanya.

Zulkarnain mengatakan, inovasi tersebut sebenarnya bukan hal baru.

Di Indonesia, beberapa kota sudah mulai menerapkan hal tersebut dengan karakteristik penduduk di masing-masing daerah untuk mempermudah masyarakat mengurus dokumen kependudukan.

“Ada beberapa daerah, misalnya Tebing Tinggi orangnya sedikit, jadi mereka bisa menyediakan petugas mereka sendiri. Sementara kita yang ribuan, siapa yang bisa ngantar? jadi kita enggak bisa mencontoh itu. Kita melaksanakan program ini nantinya berdasarkan karakteristik pelayanan yang kita selenggarakan di Medan ini,” katanya.

Selain itu, kata Zulkarnain, meski pihaknya sudah menyediakan sistem online di Disdukcapil, pengurusan secara langsung pun memang masih diminati oleh masyarakat. Dilansir tribun sebenarnya disdukcapil sudah lama menurunkan petugas Disdukcapil di setiap kecamatan yang ada di Medan.

“Kalau pelayanan adminduk itu secara konvensional, atau orang datang langsung itu memang sudah kita terapkan di semua kecamatan. Jadi petugas Disdukcapil itu di masing-masing kecamatan kita tempatkan sehingga pendaftaran penduduk itu ataupun pendaftaran pencatatan sipil nggak harus datang ke Disdukcapil. Bisa ke masing-masing kecamatan misalnya buat akte kelahiran dan lainnya. Tapi bukan kepada pemerintah kecamatan, tepatnya ada orang Disdukcapil di sana,” pungkasnya.(trb/bas)