Jaksa Kembalikan Berkas Perkara Tokoh KAMI ke Bareskrim

76

Beritaindonesiasatu, Jakarta – Jaksa Peneliti Kejaksaan Agung mengembalikan berkas perkara kasus dugaan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) terkait kericuhan dalam demo menolak Omnibus Law Undang-undang Cipta Kerja (UU Ciptaker), yang menyeret sejumlah tokoh Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) ke penyidik Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.

“Iya jadi berkas sembilan tersangka sudah dikembalikan kepada penyidik Badan Reserse Kriminal Polri,” ucap Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Hari Setiyono di kantornya, Jakarta Selatan, pada Kamis (5/11). Hari tak menjelaskan alasan pengembalian berkas tersebut secara rinci.

Bareskrim Polri sebelumnya menetapkan sembilan tersangka yang diduga menghasut kericuhan selama demo menolak omnibus law UU Ciptaker beberapa waktu terakhir.

Mereka dijerat dengan pasal beragam, mulai dari UU ITE soal penyebaran berita hoaks, ujaran kebencian berdasarkan SARA, hingga pasal KUHP tentang penghasutan. Dari sembilan tersangka itu, beberapa di antaranya terafiliasi dengan KAMI.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigadir Jenderal Awi Setiyono mengatakan bahwa berkas perkara untuk sembilan tersangka kasus penghasutan unjuk rasa ricuh di wilayah Medan dan Jakarta telah rampung dan dilimpahkan ke Kejaksan Agung.

Dalam perkara itu, tiga petinggi KAMI turut diringkus dan ditetapkan sebagai tersangka. Mereka yakni Komite Eksekutif Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Syahganda Nainggolan dan Jumhur Hidayat serta satu Deklarator KAMI, Anton Permana. “Sudah tahap satu, minggu lalu,” kata Awi.(cnn/bas)