Iwan Fals Komentari UU Cipta Kerja, Ajak Gugat ke MK

69

Beritaindonesiasatu, Jakarta- Musisi Iwan Fals akhirnya buka suara mengenai polemik Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja. Dirinya mengaku khawatir perihal akan munculnya klaster baru apabila demonstrasi terus berlangsung di masa pandemi.

Pelantun Bongkar itu mengajak rakyat untuk menggugat Undang-Undang tersebut ke Mahkamah Konstitusi (MK) karena khawatir adanya penularan virus COVID-19.

“Waduh saya belum baca UU itu, 1.000 halaman lebih katanya, tapi menurut saya kalau kecewa dengan Omnibuslaw gugat saja ke MK,” tulis dia di akun Twitternya @regureg.

“Kalau demo kayak gini serem pandeminya itu, lho,” sambung Iwan Fals.

Sejumlah warganet langsung menanggapi kicauan Iwan Fals bahwa UU Cipta Kerja tidak terdiri dari 1000 halaman, melainkan 900 halaman.

Ia pun kemudian meralatnya dengan menuliskan, “Oh 900-an halaman ya bukan 1.000.”

Pada Selasa, 6 Oktober 2020, ia juga memberi komentar terkait adanya Omnibus Law UU Cipta Kerja. Komentar itu, ia juga lontarkan melalui kicauan di akun Twitternya.

“Demo Omnibus Law lawannya keputusan sah, tentara, dan polisi, yang paling serem ya pandemi. Hati-hati lah,” tulis dia. Akan tetapi dirinya mendapatkan kritik atas komentar itu.(dtc/bas)