Hiu Paus Tersesat ke Sungai, Tabrak Rumah Warga

52

Beritaindonesiasatu, Kendari – Seekor ikan hiu paus (Rhincodon typus), bikin heboh warga di sepanjang jalur Sungai Wanggu, Jalan Kolonel ZA Sugianto, Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Sekitar pukul 07.15 Wita, ikan terbesar di dunia itu, mendadak terlihat masuk di dalam aliran sungai kecil di belakang rumah warga.

Seorang warga yang tinggal di pesisir Sungai Wanggu, H Muhammad Said (60), pertama kali melihat keberadaan ikan sepanjang tiga meter lebih. Kejadiannya, selepas salat subuh.

Anak Muhammad Said, Indah (29), ditemui di lokasi kejadian, mengatakan, ayahnya mendapat informasi sekitar beberapa jam sebelum warga berdatangan. Saat itu, seorang warga yang membangun pemukiman di pinggir sungai, merasakan dinding rumahnya bergetar.

“Sempat berpikir gempa kecil, pemilik rumah langsung lari melapor ke warga sekitar,” kata Indah.

Dia menceritakan, ayahnya juga menyadari keberadaan ikan hiu paus sekitar pukul 05.00 Wita. Bersamaan dengan itu, warga mulai ramai mendatangi lokasi.

“Waktu kita menonton, ikan terlihat berenang menjauh dari rumah menuju sungai di belakang RSU Kota Kendari. Warga lain mulai datang, kemudian mulai ramai,” ujar wanita yang sempat ikut memegang ikan hiu paus itu.

Sekitar pukul 07.00 Wita, saat sungai yang bermuara di Teluk Kendari itu mulai surut, ikan terlihat kesulitan berenang. Sungai Wanggu saat air laut surut,mengandung lumpur cukup tebal.

“Mungkin ikan kelelahan berenang, warga sekitar turun ke dalam sungai lalu bantu dorong-dorong supaya hiu kembali ke laut,” ujar Indah.

Warga yang dibantu tim BKSDA Sulawesi Tenggara, diketahui mendorong hiu paus hingga ke menuju teluk Kendari. Evakuasi ikan menuju teluk, baru berhasil sekitar pukul 13.30 Wita.(mrdk/bas)