Hasil KLB Demokrat akan Didaftarkan ke Kemenkumham

60

Beritaindonesiasatu. com, Jakarta – Hasil Kongres Luar Bisa (KLB) Partai Demokrat (PD) yang diklaim segelintir pihak sudah rampung dan memutuskan Kepala KSP Moeldoko sebagai Ketua Umum akan di daftarkan ke Kemenkumham. Minggu (7/3/21)

Hasil KLB yang di gelar di Sibolangit di Deliserdang, Sumatera Utara, itu disebut akan didaftarkan ke Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) untuk mendapatkan surat keputusan (SK).

“Ya (hasil KLB Demokrat diserahkan ke Kemenkum HAM), aturannya kan begitu,” kata Marzuki Alie.

Marzuki Alie yang ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat versi KLB Demokrat Deli Serdang menyebut hasil KLB masih dalam proses administrasi. Usai rampung, hasil tersebut akan diserahkan ke Kemenkum HAM.

Marzuki Alie Pastikan Hasil KLB PD di Sumut Didaftarkan ke Kemenkum HAM

Soal keabsahan hasil KLB Demokrat di Deli Serdang, Marzuki Alie menyerahkan sepenuhnya kelak di meja hijau. Bila melihat AD/ART dari Kongres V Demokrat di Jakarta, menurut Marzuki, Partai Demokrat dalam cengkeraman Keluarga Cikeas.

” Itu keabsahan nanti di peradilan ya, karena kalau melihat Anggaran Dasar yang tahun 2020, itu partai ini sudah dikuasai secara penuh oleh Keluarga Cikeas, bagaimana bisa KLB kalau persetujuan KLB harus persetujuan Cikeas, kan nggak mungkin. Jelas itu mencederai nilai-nilai demokrasi yang diusung Partai Demokrat,” imbuhnya.

KLB Demokrat di Deli Serdang memutuskan Kepala KSP Moeldoko menjadi ketua umum. Partai Demokrat pun berang dan meminta pemerintah turun tangan dengan tidak memberikan pengesahan dan legitimasi.

Sementara Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) angkat suara terkait KLB Demokrat di Deli Serdang tersebut. SBY menyindir upaya KLB yang awalnya hanya disebut ‘ngopi-ngopi’ oleh Kepala KSP Moeldoko.

“Tetapi hari ini sejarah telah mengabadikan apa yang terjadi di negara yang kita cintai ini. Memang banyak yang tercengang, banyak yang tidak percaya bahwa KSP Moeldoko yang bersekongkol dengan orang dalam benar-benar tega dan dengan darah dingin melakukan kudeta ini. Sebuah perebutan kepemimpinan yang tidak terpuji, jauh dari sikap kesatria dan nilai-nilai moral,” jelas SBY saat konferensi pers di kediamannya kemarin. (dtc/bas)