General Motors akan Kembangkan Teknologi Baterai Wireless Mobil

97

BeritaIndonesiasatu, Jakarta – General Motors atau GM tengah mengembangkan baterai untuk mobil listrik yang sepenuhnya wireless (nirkabel) Minggu (27/9/2020).

GM mengklaim akan menjadi produsen mobil pertama yang menggunakan

teknologi baru tersebut. Baterai wireless ini dikembangkan GM

bersama Analog Device Inc.

Teknologi ini diberi nama wBMS (wireless Battery Management

System) yang diharapkan dapat mendorong electric vehicle (EV)

bertenaga Ultium GM ke pasar lebih cepat.

Dengan teknologi baterai wireless ini tidak diperlukan

pengembangan sistem komunikasi tertentu atau mendesain ulang

skema kabel yang rumit pada mobil listrik GM.

Sebaliknya, wBMS membantu memastikan skalabilitas baterai Ultium

di seluruh jajaran GM di masa depan, dari truk tugas berat hingga

kendaraan performa.

Sama seperti desain kemasan baterai Ultium GM, struktur dasar

wBMS dengan mudah menerima fitur baru saat perangkat lunak

tersedia.

Dilansir tempo dengan pembaruan over-the-air yang diperluas oleh

Vehicle Intelligence Platform baru dari GM, sistem ini bahkan

dapat ditingkatkan dari waktu ke waktu dengan fitur berbasis

perangkat lunak baru, seperti ponsel pintar.

“Skalabilitas dan pengurangan kompleksitas adalah tema dengan

baterai Ultium kami,” kata Kent Helfrich, Direktur Eksekutif GM

untuk Sistem Elektrifikasi dan Baterai Global, seperti dikutip

Antara hari ini, Minggu, 27 Septemeber 2020.

Produk wBMS akan membantu mobil listrik GM menyeimbangkan kimiawi

dalam masing-masing kelompok sel baterai untuk kinerja yang

optimal. Baterai nirkabel ini juga dapat melakukan pemeriksaan

kondisi paket baterai realtime.

Dengan mengurangi kabel dalam baterai hingga 90 persen akan

menciptakan mobil listrik lebih ringan secara keseluruhan. Maka

akan membuka ruang ekstra untuk lebih banyak baterai.(tmp/bas)