FPI Tuntut Pembebasan HRS, PDIP Minta Proses Hukum Dihormati

55

Beritaindonesiasatu, Jakarta – Front Pembela Islam (FPI) dkk akan menggelar aksi menuntut pembebasan Habib Rizieq Shihab lusa nanti di Istana. PDIP meminta massa Habib Rizieq sebaiknya menghormati proses hukum yang berjalan, dengan tidak membuat distorsi kegaduhan.

“Karena ini sudah masuk proses hukum, semestinya kita semua menghormati agar proses tersebut berjalan dengan lancar, transparan, tegas dan berkeadilan. Jangan kita distorsi dengan kegaduhan atau mobokrasi (tekanan massa),” kata elite PDIP Hendrawan Supratkno, kepada wartawan, Rabu (16/12/2020).

Hendrawan meyakini hukum yang berjalan saat ini sudah ditegakkan dengan baik tanpa adanya tekanan atau sponsor. Tinggal menurutnya, pola pikir masyarakat yang harus diubah untuk menghormati proses yang dilalui suatu lembaga.

“Kita percaya bahwa hukum ditegakkan tanpa tekanan-tekanan atau titipan sponsor. Sebagai negara hukum, kita harus berkomitmen mewujudkan hukum sebagai acuan utama menuju peradaban yang inklusif dan berkemajuan,” ujarnya.

“Sistem demokrasi menuntut perangkat lunak (software) tata pikir dan tata budaya yang menghormati mekanisme dan kelembagaan demokrasi. Jadi marilah kita cermati proses hukum berlangsung dengan tertib dan damai,” lanjut Hendrawan.

Sebelumnya, FPI dkk akan berunjuk rasa di depan Istana Negara, Jakarta, pada Jumat (18/12) ini. Mereka menuntut pengusutan 6 laskar FPI yang tewas ditembak serta meminta pembebasan Habib Rizieq Shihab (HRS).

“InsyaAllah,” ujar jubir FPI Slamet Ma’arif ketika dikonfirmasi detikcom, Rabu (16/12/2020). Slamet menjawab pertanyaan terkait aksi di depan Istana pada Jumat (18/12) ini.

Selain itu, Wakil Sekjen PA 212, Novel Bamukmin, juga membenarkan adanya rencana unjuk rasa itu.

“Benar,” jawabnya singkat.

Novel belum bisa memastikan berapa banyak massa yang akan terlibat. Novel menyebut pihaknya sudah melayangkan surat pemberitahuan ke pihak kepolisian.

“Surat pemberitahuan aksi sudah disampaikan,” tutur Novel.

detikcom sudah berupaya menghubungi Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. Namun hingga berita ini tayang, Yusri belum merespons panggilan telepon dan pesan singkat detikcom.

Dalam poster yang beredar, aksi tersebut bertajuk ‘Aksi 1812 bersama anak NKRI’. Aksi akan dilakukan di Istana Negara, Jakarta, setelah Salat Jumat pukul 13.00 WIB.(dtc/bas)