Dua Kapal Nelayan Tabrakan di Langkat, 1 Tewas

66

Beritaindonesiasatu Tanjung Pura – Kapal Nelayan Jaring pencari ikan Gembung karam di Pantai Desa Bubun, Kecamatan Tanjung Pura Kabupaten Langkat setelah bertabrakan dengan kapal Nelayan Pukat Teri pada Rabu (4/11). Akibat kejadian itu, satu orang ditemukan meninggal dunia dan satu orang masih dalam pencarian.

Dari informasi yang diperoleh bahwa kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Di mana, kedua kapal bertabrakan di daerah 6 Mil arah utara dari bibir Pantai Desa Bubun, Kecamatan Tanjung Pura.

Kejadian tersebut langsung diinformasikan ke petugas siaga Kantor SAR Medan. “Kita mendapatkan informasi dari Camat Tanjung Pura, dan langsung menerjunkan personel sebanyak 8 orang dengan membawa peralatan water rescue,” kata Kepala Kantor SAR Medan Toto Mulyono, Kamis (5/11).

Menurut informasi yang diterim Kantor SAR Medan bahwa, kapal Pukat Teri merupakan milik warga Belawan, sedangkan kapal Nelayan Jaring Gembung milik warga Desa Bubun Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat.

“Hingga saat ini belum diketahui pasti penyebab kejadian tersebut, namun akibatkan kejadian tersebut seorang ABK Kapal Nelayan Jaring Gembung hilang dan hingga saat ini masih dilakukan pencarian,” ujar Toto.

Diketahui saat kejadian Person On Board (POB) kapal Nelayan Jaring Gembung berjumlah 4 orang di antaranya adalah Aspan Om (45) dalam keadaan selamat, Dulah (30) dalam keadaan selamat, Aspan (40) dalam keadaan meninggal dunia dan Johan (25) masih dalam pencarian. Semua ABK merupakan warga yang sama di Desa Bubun, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat.

“Semoga cuaca dilokasi bersahabat sehingga tim dilapangan bisa bekerja secara maksimal,” harap Toto.(Re)